RADAR JOGJA – Sekolah telah menyelenggarakan pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT). Namun, kegiatan ekstrakurikuler (ekskul) tatap muka belum dilakukan. Sebagian terpaksa berhenti, karena ekskul tidak dapat dilakukan secara online. Padahal ekskul menjadi salah satu ruang penting bagi anak menyalurkan bakatnya.

Ekskul perfilman di SMKN 2 Sewon menjadi salah satu yang terhenti. Padahal ekskul ini jadi salah satu kebanggaan sekolah. Lantaran siswa berhasil menyabet juara satu dalam sebuah festival film pelajar taraf nasional. “Kami belum bisa menyelenggarakan ekskul, masih dalam taraf PTMT saja. Ekskul daring ada, tapi cuma Pramuka,” beber Humas SMKN 2 Sewon Sudjit Daryanta ditemui di kantornya Kamis (7/10).

Selain perfilman, ekskul lain yang terpaksa dihentikan oleh SMKN 2 Sewon adalah fotografi. Lantaran kegiatan ekskul sulit digelar secara online. “Kegiatannya hands on, ya sementara off dulu. Padahal ekskul film dan fotografi di sekolah kami cukup terkemuka,” ujarnya.

Sudjit menyesalkan dihentikannya kegiatan ekskul. Namun, dirinya mengaku tidak dapat berbuat banyak. Lantaran sekolah wajib mengikuti peraturan yang telah diterapkan. “Sebenarnya kasihan juga untuk anak. Mereka tetap ingin berkarya, tapi harus taat aturan,” ucapnya.

Terpisah, salah seorang siswa yang mengaku sedih dengan terhentinya ekskul adalah Zahra Zahira Alamsah. Rara, sapaan akrabnya, kini hanya mengikuti satu ekskul. Lantaran sekolahnya hanya memperkenankan kegiatan ekskul yang diselenggarakan secara online. “Masih jalan dan masih online (kegiatan ekskul, Red), tapi sekarang jadi dibatasi gitu nggak sebanyak ekskul yang tahun lalu,” paparnya.

Selain itu, siswa kelas 11 di salah satu SMA negeri di Kota Jogja itu juga menyesalkan tidak adanya kompetisi. Padahal gadis 16 tahun ini pernah didapuk sebagai perwakilan Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) dalam lomba Musabaq Tilawatil Quran (MTQ) tingkat nasional. “Sedih sama kayak merasa sepi gitu sekarang minim kegiatan, belum ada lomba mengaji lagi,” keluh Rara.

Sebelumnya, Kasubag TU Balai Pendidikan Menengah (Dikmen) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bantul, Nur Zuhaida membenarkan, ekskul menjadi kegiatan yang belum bisa diselenggarakan oleh sekolah. Sebab gelaran PTMT sendiri masih dalam taraf uji coba. “Tapi ke depan, tentu kami akan mencari sarana untuk evaluasi,” tuturnya. (fat/bah)

Bantul