RADAR JOGJA – Grab dan Good Doctor berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Dinas Kesehatan Provinsi Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) menghadirkan Grab Vaccine Center untuk gelombang kedua vaksinasi Sabtu (11/9).

Sebanyak 8,000 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari penyandang disabilitas, para abdi dalem, lansia serta pekerja publik sektor pariwisata dan transportasi telah mendapatkan vaksinasi.

President of Grab Indonesia, Ridzki  Kramadibrata menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo yang sudah hadir untuk meninjau pelaksanaan Grab Vaccine Center gelombang kedua di Jogjakarta.

“Saya juga memberikan apresiasi kepada tenaga kesehatan dan juga seluruh panitia yang sudah berusaha bersama-sama untuk menyukseskan kegiatan ini,” kata Rizky.

Turut hadir mendampingi Presiden dalam peninjauan kali ini adalah Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur DIJ Hamengku Buwono X, dan Bupati Bantul Abdul Halim Muslih.

Ridzki memaparkan, Grab Vaccine Center Jogjakarta menggunakan pendekatan dengan mengedepankan teknologi untuk memberikan pengalaman yang lebih nyaman bagi penerima vaksin.

Mulai dari proses pra-registrasi, jadwal vaksinasi, pra-skrining serta penerapan pendaftaran melalui layanan GrabHealth yang didukung oleh infrastruktur digital Good Doctor, yang bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Jogyakarta untuk pelaksanaan vaksinasi lebih efisien.

Selain itu, penyandang disabilitas juga bisa mendapatkan pendampingan dari Difabel Tanggap Bencana (Difagana) dan penerjemah khusus untuk peserta Tuli, hingga armada antar jemput khusus penyandang disabilitas ke pusat vaksinasi dengan Difabike powered by GrabGerak.

“Sejak Februari 2021, Grab dan Good Doctor telah membantu distribusi vaksin ke lebih dari 150.000 masyarakat dan mitra pengemudi di Indonesia,” ungkapnya.

Managing Director Good Doctor Technology Indonesia, Danu Wicaksana, menjelaskan Good Doctor selalu siap menjadi mitra pemerintah dalam menyukseskan program vaksinasi nasional. Pihaknya menyadari pentingnya percepatan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 untuk mendukung pemulihan Indonesia.

“Pada Grab Vaccine Center, kami memanfaatkan fitur registrasi peserta vaksinasi serta fitur pre-screening yang dapat diakses melalui aplikasi Grab dan Good Doctor guna mengurangi kerumunan massa dan meminimalisir kasus batal atau tunda di lokasi vaksinasi,” pungkasnya. (om5/sky)

Bantul