RADAR JOGJA – Bandiman, orangtua dari korban sate sianida, Naba Faiz, mengaku telah memaafkan perbuatan tersangka Nani Apriliani Nurjaman. Walau begitu dia mendorong proses hukum tetap berlanjut. Tentunya sesuai koridor hukum yang berlaku.

Dia berharap tersangka Nani mendapatkan hukuman yang setimpal. Terlebih bukti-bukti atas tindakan tersangka sangatlah kuat. Mencampur racun sianida dengan bumbu sate yang akhirnya dikonsumsi oleh anaknya, Naba Faiz.

“Keluarga menuntut proses hukum berjalan dan dapatkan hukuman yang setimpal. Untuk prosesnya saya pasrah ke pengacara saya,” jelasnya ditemui usai reka ulang adegan sate sianida di Mapolres Bantul, Senin (7/6).

Sebelumnya, keluarga Nani juga sempat mendatangi kediaman Bandiman. Dalam kesempatan itu, mereka meminta maaf atas perbuatan Nani. Orangtua Nani juga mengantarkan sepucuk surat permintaan maaf.

Surat, menurut Bandiman, ditulis sendiri oleh Nani. Intinya meminta maaf karena tindakannya telah membuat Bandiman kehilangan anaknya. Pria yang kesehariannya bekerja sebagai ojek online ini juga membalas lewat sepucuk surat.

“Minta maaf pakai tulisan lalu dikirimkan ke rumah lewat orangtuanya. Saya jawabnya juga lewat tulisan,” katanya.

Pasca kejadian, orangtua Nani mengaku tidak bisa langsung  mendatangi kediaman Bandiman. Ini karena adanya peraturan larangan mudik. Alhasil baru bisa bertemu setelah masa larangan mudik berakhir.

“Dari Majalengka kan disekat, kesininya habis lebaran. Yang datang kedua orangtuanya, adiknya, kepala desa dan pamannya,” ujarnya.

Reka ulang adegan ini menjadi pertemuan perdana Bandiman dengan Nani. Tepatnya setelah status Nani menjadi tersangka kasus sate sianida. Bandiman dan Nani bertemu di reka adegan ke 17 saat pemesanan jasa kirim sate ke kediaman T.

Selama menjalani reka ulang adegan, Bandiman tak banyak berbicara dengan Nani. Dia hanya melontarkan keterangan saat adegan pertemuan. Berupa Nani memakai masker saat memberikan paket sate sianida kepadanya. “(Nani) tadi hampir pingsan, belum sempat ngobrol,” katanya.(dwi/sky)

Bantul