RADAR JOGJA – Penularan Covid-19 bertambah secara signifikan pasca-Lebaran. Hal itu berdampak pada sektor pendidikan. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bantul tidak dapat memastikan, pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas digelar. Terutama pada tahun ajaran baru 2021/2022.
“Belum akan langsung digelar (PTM terbatas untuk SD dan SMP di Bantul, Red),” kata Kepala Disdikpora Bantul Isdarmoko, ditemui usai acara peletakan batu pertama pembangunan selter kesejahteraan oleh Bupati Bantul di Kepuh Wetan, Wirokerten, Banguntapan, Bantul (30/5).

Menurut mekanisme, pelaksanaan PTM terbatas merupakan bersifat opsional. Indikatornya, kesiapan sekolah dan izin dari orang tua atau wali murid. Bila terpenuhi, sekolah dapat menggelar PTM terbatas pada tahun ajaran baru 2021/2022 pada tanggal 12 Juli mendatang. “Tapi itu menunggu (kebijakan, Red) gubernur atau bupati, selaku kepala daerah,” sebutnya.

Terlebih diketahui, terjadi lonjakan kasus penularan Covid-19 di Bumi Projotamansari. Namun demikian, Disdikpora Bantul terus menggencarkan edukasi dan imbauan. Terkait kesiapan sekolah untuk dapat menggelar PTM terbatas di tahun ajaran baru. “Kami memang bersiap untuk PTM terbatas bisa terlaksana di tahun ajaran baru,” ungkapnya.

Dijelaskan, persiapan dilakukan dengan mendata guru. Guna memastikan tenaga pengajar telah menerima vaksin dua kali. Selain itu, sekolah diminta untuk membuat daftar periksa kesiapan (DPK). “Jadi masih menunggu. Tapi kami menyiapkan vaksinasi guru dan DPK,” ucapnya.

Terpisah, Wakil Bupati Bantul sekaligus Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Bantul, Joko B Purnomo berkomitmen untuk melakukan percepatan pemulihan. Langkah utamanya, berupaya agar pandemi segera berakhir. “Saya hari ini (kemarin) membuat keputusan. Menginstruksikan kepada seluruh kader partai di semua tingkatan di semua wilayah Bantul, untuk membantu pemerintah dalam rangka percepatan pemulihan atau percepatan terkait dengan kita segera keluar dari pandemi Covid-19,” ujarnya.
Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu mengatakan, kader partainya dilibatkan dalam rangka untuk mencegah penularan Covid-19.

Sementara kader partai yang duduk di lembaga eksekutif-legislatif, diinstruksikan memberi dukungan dan dorongan terhadap pemulihan perekonomian di Bantul. “Artinya, pencegahan penularan Covid-19 menjadi tema penting yang dirapatkan dan rapat kerja cabang (rakercab) hari ini (kemarin). Supaya ini betul-betul bisa membantu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dalam mewujudkan Bantul sehat dari Covid-19,” tandasnya. (fat/bah)

Bantul