RADAR JOGJA – RSUD Panembahan Senopati mulai mengaktifkan gedung baru instalasi gawat darurat (IGD). Pemindahan dilakukan Rabu (19/5) pagi. Uji coba sistem teknologi informasi (TI) dilakukan pagi ini. Sehingga, IGD dijadwalkan mulai beroperasi pukul 14.00.

“Kami mulai pemindahan sejak pukul 08.00. Semua kami pindahkan, dari IGD lama ke yang baru. Termasuk peralatan pendukung, seperti TI kami pindahkan ke sini semua,” jelas Kepala Bidang Pelayanan Medik, dokter Agus Tri Widiyantara Rabu (19/5).

Untuk itu, RSUD Panembahan Senopati membuat pengumuman sejak Selasa (18/5) malam. Sebelum beroperasi, pelayanan IGD tutup selama satu hari untuk proses pemindahan. Kendati begitu, RSUD Panembahan Senopati tetap melakukan pelayanan sampai pukul 08.00 kemarin. Lantaran pasien tersebut masuk pada Selasa malam. “Pasien tersebut sudah bisa dipulangkan, baru pelayanan IGD kami tutup untuk dilakukan pemindahan,” bebernya.

Dikatakan, gedung IGD baru memiliki kapasitas yang lebih luas. Sehingga dapat menampung jumlah pasien yang lebih banyak. Selain itu, gedung IGD baru terpisah dari layanan lain, seperti poliklinik dan rawat inap. “Kami buat di sini relatif untuk kebutuhan standar IGD,” sebutnya.

Gedung IGD baru juga memiliki fasilitas pendukung. Kendati pada awal operasionalnya, gedung ini hanya baru akan mengaktifkan lantai satu. “Lantai dua belum kami operasionalkan,” ucapnya.

Nantinya, lantai dua gedung IGD baru akan dipergunakan untuk pemeriksaan radiologi, laboratorium, dan ruang operasi emergency. “Tapi kondisi belum selesai, jadi masih di ruang operasi lama. Ke depan kami siapkan untuk emergensi di gedung ini juga,” ungkapnya. (fat/bah)

Bantul