RADAR JOGJA -Keluarga korban Naba Faiz Prasetya, mengapresiasi kinerja Polres Bantul. Berupa penangkapan tersangka perempuan misterius bernama Nani Apriliani Nurjaman. Perempuan berusia, 25, ini ditangkap selang 5 hari setelah kejadian, Jumat (30/4).

Pengacara keluarga korban Chandra Siagian mengungkapkan Bandiman menyerahkan semua penyidikan kepada polisi. Terlebih semua saksi dan bukti telah terkumpul. Untuk kemudian menjadi bahan pertimbangan sanksi pidana.

“Apresiasi dapat menangkap pelakunya. Pak Bandiman tadi konfirmasi, syukur alhamdulilah sudah ketangkap karena istrinya (Titik Rini, istri Bandiman) was-was karena (tersangka) belum tertangkap,” jelasnya ditemui di Mapolres Bantul, Senin (3/5).

Bandiman berharap tersangka Nani dihukum seberat-beratnya. Ini karena takjil maut tersebut mengakibatkan anak bungsunya Naba Faiz, 10, meninggal dunia. Istrinya juga sempat terkapar karena sempat menyantap sate yang telah bercampur kalium sianida.

Kejadian ini berawal saat Bandiman menerima pesanan secara offline. Sosok Nani memesan jasa untuk mengirim makanan takjil. Penerimanya adalah Tomi dengan alamat Kasihan Bantul.

“Kami berharap dituntut seumur hidup karena ancaman pidana maksimalnya seumur hidup,” katanya.

Hingga saat ini Bandiman belum bekerja. Pengendara ojek online ini memilih menemani istrinya di rumah. Chandra menuturkan kedua orangtua Naba Faiz ini masih bersedih atas kepergian anak bungsunya.

“Saat ini pak Bandiman di rumah belum kerja. Masih trauma karena anaknya meninggal dunia,” ujarnya.(dwi/sky)

Bantul