RADAR JOGJA – Akibat santap takjil, seorang bocah bernama Naba Faiz meninggal dunia, Minggu (25/4). Anak berusia 8 tahun ini sempat mengalami kondisi kritis. Sang ibu Titik Rini, 33, juga sempat mengalami kondisi yang sama. Hanya saja nyawanya masih bisa tertolong.

Penyidik Polsek Sewon bergerak cepat atas temuan kasus ini. Hingga akhirnya didapatkan keterangan dari ayah korban Bandiman. Pria berusia 36 tahun ini mengaku habis menyantap menu sate ayam.

“Jadi ayahnya ini profesinya ojek online, lalu dapat order mengantar makanan secara offline. Disetujui laku diantar sesuai alamat tujuan. Ternyata di alamat tertuju, kiriman tersebut ditolak,” jelas Kapolsek Sewon Kompol Suyanto, Senin malam (26/4).

Bandiman, lanjutnya, menerima orderan sekeluarnya dari Masjid di sekitar Mandala Krida, Semaki Umbulharjo. Sosok perempuan yang belum diketahui identitasnya memesan jasa Bandiman secara offline.

Barang yang diberikan berupa takjil yang terbungkus plastik.
Sesuai pesanan, Bandiman langsung mengantarkan ke alamat tertuju, daerah Kasihan Bantul.

Setibanya di alamat, pria ini tak menemui nama penerima paket. Hingga akhirnya takjil tersebut dibawa pulang ke kediamannya di Salakan, Bangunharjo, Sewon Bantul.

“Karena offline, maka menggunakan tarif jarak, Rp25 ribu tapi dikasih Rp30 ribu. Kemudian dikasih nomor telepon, tapi bilang ketika nanti ditanya ini nanti dari Pak Hamid. Pak hamid Pakualaman,” katanya.

Bandiman sempat menelepon nomor yang diberikan. Sempat mendapat jawaban sedang pergi keluar kota. Lalu akhirnya sate akan diberikan kepada istri penerima kiriman takjil.

Uniknya saat ditelpon, sang pemilik nomor mengaku tak mengenal nama Hamid. Disamping itu, istri pemilik nomor juga menolak kiriman paket takjil tersebut.

Lalu calon penerima paket takjil itu mempersilakan Bandiman membawa pulang sate ayam tersebut.

“Saat tiba di rumah, Bandiman bersama anak pertamanya mencicipi masing-masing satu tusuk sate. Mereka pun baik-baik saja. Kemudian giliran istrinya, Titik Rini dan Naba Faiz. Keduanya melalap sate tadi dengan bumbu yang memang satu paket kiriman dengan sate tersebut,” ujarnya.

Usai menyantap sate, istri dan anak keduanya merasa aneh. Sate dan bumbu terasa pahit. Hingga akhirnya keduanya muntah-muntah. Tak berselang lama keduanya jatuh ke lantai.

Keduanya lalu dibawa ke RSUD Kota Jogja. Sayangnya kondisi sang buah hati tak bisa tertolong. Sementara istrinya masih mendapatkan perawatan intensif.
“Bandiman sempat melapor ke Polsek Umbulharjo sesuai lokasi awal paket. Tapi diarahkan dulu ke kami (Polsek Sewon). Semalam anggota kami juga cek TKP di Umbulharjo,” katanya.

Pasca menerima laporan, penyidik Polsek Sewon langsung menyita sejumlah barang bukti. Terutama sate lontong beserta bumbu. Untuk kemudian diperiksa apakah mengandung zat berbahaya atau tidak.

Tak hanya sate, penyidik juga mengamankan satu bungkus makanan lainnya. Berupa kotak berisi Snack. Keduanya dibungkus secara terpisah.
“Kami belum bisa menyimpulkan itu zat berbahaya atau bukan. Kami pada ranah hukumnya, kalau kandungan zat biar dari kedokteran yang menyimpulkan,” ujarnya.(dwi/sky)

Bantul