RADAR JOGJA – Terbentuk dari keresahan dalam segala pengalaman serta batasan. Kelompok Studi Mahasiswa Foto Komunikasi (KSM Fotkom) 401 Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta mengadakan pameran fotografi bertajuk “Melampaui”.

SITI FATIMAH, BANTUL, Radar Jogja

Bertempat di Bale Banjar Sangkring Art Space, Kasihan, Bantul, pameran berlangsung 2-4 April 2021. Pameran sendiri merupakan rangkaian dari perayaan dua dekade berdirinya Fotkom 401.
Ketua Pameran Fotkom 401 Alpha Sapa Matahari mengungkap, pameran diikuti oleh 42 pameris. Mereka terdiri dari 20 pameris alumni Fotkom 401 dan sisanya adalah anggota aktif. Sebanyak 117 foto terpajang di pameran ini. “Pameran dilaksanakan secara hybrid, memadukan penyelenggaraan offline dan online,” bebernya kepada Radar Jogja Jumat (2/4).
Sementara pemilihan tema “Melampaui” disebut Alpha sebagai sebuah bentuk harapan. Di samping mengangkat keresahan anggota Fotkom 401. Sekaligus memberikan ruang bagi pameris untuk berekspresi secara bebas. Terkait pengalaman, objek, atau pandangan sekitar pameris yang berhasil tertangkap lensa kamera. “Selain itu, ‘Melampaui’ juga berarti menembus batasan. Kami sebagai mahasiswa dengan kondisi ini, harapannya bisa melampaui batasan,” ujarnya.
Dilaksanakan dalam situasi pandemi, panitia mewajibkan pengunjung pameran melakukan reservasi. Sebelum melakukan kunjungan maksimal H-1. Panitia memfasilitasi 100 orang per hari dengan pembagian dua sesi kunjungan. “Karena terbatasnya kuota pengunjung, pameran ini tetap bisa dinikmati secara online melalui kanal Youtube Fotkom 401,” sebutnya.
Salah satu pameris yang turut dalam pameran ini adalah Rizal Aldyatma. Pemuda 20 tahun ini mengklaim jadi pameris yang paling banyak memamerkan hasil fotonya. Mahasiswa angkatan 2018 ini memamerkan 10 foto. “Saya yang paling banyak (memamerkan foto, Red). Karena foto saya foto story, fotonya harus bercerita. Seharusnya minimal 12 foto,” cetusnya.
Tapi, pemuda yang akrab disapa Ijal ini mengaku tertarik mengikuti pameran lantaran sungkan. Sebagai anggota Fotkom, dia merasa tertuntut untuk menampilkan jepretan karyanya. “Saya sebagai anggota Fotkom, sebenarnya tidak wajib, tapi saya ikut meramaikan. Karena saya memang hobi fotografi jadi malu kalau enggak ikut,” ucapnya. (pra)

Bantul