RADAR JOGJA – Vaksinasi seniman dan budayawan di Padepokan Seni Bagong Kussudiardja (PSBK) disaksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Rombongan tiba di lokasi sekitar pukul 09.36.

Setelah disambut Bupati Bantul Abdul Halim Muslih dan Ketua PSBK Butet Kartaredjasa, rombongan langsung menuju lokasi penyuntikan vaksin. Jokowi mengapresiasi keikutsertaan para seniman dan budayawan dalam vaksinasi.

Menurutnya, gerakan ini adalah bukti bahwa seniman memiliki komitmen yang kuat. Bersama dalam menanggulangi pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Pagi hari ini dilaksanakan vaksinasi sebanyak 517 seniman dan budayawan. Terdiri dari seniman musik, tari, senirupa, pelukis kemudian seni tradiosnal sampai modern. Alhamdulillah semua berjalan lancar,” jelasnya usai meninjau vaksinasi seniman, Rabu (9/3).

Jokowi berempati kepada para seniman dan budayawan. Dia menyadari bahwa golongan masyarakat ini turut terdampak pandemi Covid-19. Terbukti dengan sepinya job dalam berkesenian.

Adanya vaksinasi dapat menjadi secercah harapan. Namun, Jokowi tetap mengingatkan pentingnya protokol kesehatan. Sebab, vaksin tidak menjamin terbebas dari paparan Covid-19.

“Ini adalah keadaan yang tidak mudah dan gampang bagi pekerja seni. Harus terus memiliki semangat untuk berkarya meski dalam masa pandemi. Vaksinasi bagi seniman diharapkan bisa melindungi dari Covid-19,” katanya.

Ketua PSBK Butet Kartaredjasa memastikan tetap ada vaksinasi lanjutan bagi para seniman. Terdaftarnya 517 seniman hanya sebagai simbolisasi pemberian vaksin Sinovac kepada seniman dan budayawan. Tahapan selanjutnya akan dilakukan oleh penanggungjawab wilayah di setiap Kabupaten dan Kota.

PSBK, lanjutnya, juga memiliki keterbatasan tempat. Terbukti untuk 517 penerima vaksin dibagi dalam 2 tahapan. Langkah ini untuk mengantisipasi tidak terjadi kerumunan selama vaksinasi berlangsung.

Ora mungkin nggone yo ora cukup, waktune ya ora memungkinkan. Yang belum berkesempatan di sini bisa menghubungi Dinkes wilayahnya. Jadi jangan menganggap hanya di sini perisitiwanya. Akan terus berkelanjutan di tempat-tempat pelayanan kesehatan pemerintah,” ujarnya.

Pasca vaksinasi Butet berharap kehidupan kembali normal. Termasuk aktivitas dalam berkesenian. Para seniman dan budayawan kembali produktif dalam berkarya. Tentunya tetap memperhatikan prokes dalam keseharian.

“Berharap setelah ini bisa bertahap pulih semuanya. Bisa sehat, normal dan produktif kembali sehingga kehidupan bersama terselamatkan. Tak hanya seniman tapi semua masyarakat,” katanya. (dwi/ila)

Bantul