RADAR JOGJA – Ratusan seniman asal Jogjakarta akan mendapatkan suntik vaksin Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Rencananya para seniman ini disuntik vaksin Sinovac di Padepokan Seni Bagong Kussudiardja, Bantul, Rabu (10/3) mendatang. Direncanakan akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo.

Pengelola PSBK Butet Kertaredjasa membenarkan informasi tersebut. Berdasarkan data setidaknya ada 400 hingga 500 seniman yang mengikuti vaksinasi. Jumlah ini diakui olehnya hanya seperkian kecil dari total seniman yang ada di Jogjakarta.

“Belum diketok final, cuma dalam perencanaan itu kuotanya untuk di Jogja ini cuma 400 sampai 500 orang. Tetap harus diatur, sehari itu berapa gelombang. Soalnya tempatnya juga terbatas, ada protokol yang ketat,” jelasnya, dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (8/3).

Para seniman penerima vaksin, lanjutnya, terdiri dari lintas disiplin ilmu. Selain itu juga lintas usia atau generasi. Bahkan adapula seniman berusia lanjut seperti Kartika Affandi, Joko Pekik dan termasuk Butet.

Secara personal, Butet bersedia menjalani vaksin. Walau begitu dia tak memaksakan diri. Kakak kandung almarhum Djaduk Ferianto ini tetap mengikuti prosedur yang berlaku.

“Yang penting kan mau dulu, sebelum divaksin kan diobservasi dulu sama tim kedokteran. Kalau tim kedokteran mengatakan tidak layak ya tidak ikut,” katanya.

Adanya program vaksinasi bagi seniman merupakan sebuah harapan. Butet menilai vaksin dapat menjadi jawaban dari kegundahan para seniman. Terutama untuk mendapatkan jaminan kesehatan selama berkesenian.

Diakui olehnya, sumber pemasukan para seniman terhenti selama pandemi Covid-19. Para seniman tak bisa unjuk karya di ruang publik. Mulai dari seniman panggung hingga seniman perupa.

“Ya mudah-mudahan dunia seni bisa pulih. Ini wujud ikhtiar bareng. Tapi kalau ada yang menolak bagi saya tidak masalah. Hak orang per orang itu dan saya juga nggak mau memaksa,” ujarnya.

Walau begitu, Butet mengingatkan bahwa seniman tetap bagian dari masyarakat. Artinya juga memiliki peran dalam menanggulangi pandemi Covid-19. Salah satu caranya dengan mengikuti program vaksinasi dari pemerintah.

“Kalau menurut saya, vaksinasi itu penting. Pandemi ini memang satu musibah kolektif, jadi saya anggap penting. Karena kalau saya divaksin itu berarti saya turut menyelamatkan kehidupan bersama,” pesannya.(dwi/sky)

Bantul