RADAR JOGJA – Pengelolaan dan penanganan sampah di Bantul tak kunjung dilakukan dengan serius. Salah satunya adalah pengelolaan sampah di Pantai Depok.

Patai Depok memiliki tempat pembuangan sampah (TPS). Letaknya sekitar seratus meter dari objek wisata (obwis) Pantai Depok. Di lokasi ini terdapat bangunan yang cukup luas, tapi kosong. Namun, di belakang bangunan justru tertimbun sampah. Posisinya berada di tepi muara Kali Opak dan berceceran.

Hal itu dikeluhkan oleh M Agus Mustofa, 50. Dia menyesalkan pengelolaan sampah yang dinilainya buruk. Di mana sampah dari pantai dan warga dionggokkan begitu saja di tepi kali. Padahal, ketika air laut pasang, lokasi ini kerap banjir. Sehingga sampah justru terbawa arus ke laut. “Nah, nanti sampahnya ke pantai, dibawa ke sini lagi. Terus saja begitu,” keluhnya ditemui saat mengarit rumput di sekitar TPS Pantai Depok Minggu (21/2).

Pria asli Brebes, Jawa Tengah itu bahkan mengungkap, tidak ada armada yang mengambil sampah di TPS. “Belum bisa ditangani dengan benar. Penanganan tidak ada. Hanya dibiarkan teronggok. Digeletakin, diturunin. Ini sampah dari dusun, kampung, rumah makan, ada plastik, ada limbah rumah tangga,” ketusnya.

Agus mengaku sudah menyampaikan keluhannya kepada pengurus Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pantai Depok. Namun, tidak mendapatkan solusi. “Katanya, menunggu mesin penggilingan sampah. Terus sampah yang masuk (menunjuk bangunan TPS, Red) sampahnya bisa langsung dipilih. Tapi mesinnya belum datang-datang. Kalau saya, pengelola TPI ngobrol gitu,” ujarnya.

Terpisah, Pengurus TPI Pantai Depok Kusmadi, mengklaim tidak membuang sampah ke kali. Sampah yang berhasil dikumpulkan petugas dibuang ke TPS yang letaknya di tepi muara Kali Opak. “TPS ada di dekat sungai, tapi di atas. Bukan dibuang ke sungai,” kilahnya.

Namun, pria 47 tahun ini mengaku, sampah di tepi pantai yang terkumpul dibakar oleh petugas. Lantaran kerap tidak dapat diangkut ke TPS. “Kalau ada perahu bisa diangkut ke tempat pembuangan sampah. Tapi kalau perahunya melaut tidak bisa. Salah satu caranya ya dibakar, untuk mengurangi (penumpukan sampah, Red),” ucapnya.

Untuk itu, Kusmadi berharap, warga berkenan meringankan petugas. Bersama-sama menjaga kebersihan Pantai Depok dan membantu membersihkan sampah. “Kalau pas musim sampah, bisa sampai 4-5 ton ada. Padahal rutin dibersihkan tiap pagi. Tapi terus menerus ada,” sebutnya. (fat/pra)

Bantul