RADAR JOGJA- Hujan disertai angin kencang yang terjadi pada Rabu (17/2), sekitar pukul 11.15 wib mengakibatkan puluhan pohon yang berada di wilayah Jalan Jogja -Srandakan Kapanewon Pandak, Jalan Ahmad Yani Kapanewon Bantul  dan reklame di wilayah Kapanewon Jetis roboh.

Peristiwa ini sempat mengganggu arus lalu lintas. Namun setelah dilakukan evakuasi oleh para petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul, Forum Peduli Resiko Bencana (FPRB), Tim  SAR dan warga setempat, arus lalu lintas kembali lancar.

Kejadian alam itu juga mengakibatkan Sungai Celeng yang ada di Imigiri dan Jalan Jogja-Parangtritis km 26 meluap.

Kepala BPBD Bantul, Dwi Daryanto, membenarkan adanya kejadian itu. Pihaknya segera menerjunkan petugas petugas mengevakuasi pohon dan reklame yang tumbang.

“Mendapat kabar reklame tumbang, kami langsung mengirim sejumlah petugas ke TKP untuk melakukan evakuasi,”ujarnya.

Komandan Posdalops BPBD Bantul, Aka Luk Luk Firmansyah mengatakan, pihaknya masih terus melakukan pendataan. Sementara ada 56 kejadian yang tersebar di 25 kalurahan di 13 Kapanewon.

Sementara ada 56 titik, 17 di antaranya mengenai rumah. Selebihnya menutup jalan dan memutus jaringan listrik, saat kejadian wilayah Bantul diguyur hujan cukup deras. Tidak berselang lama juga disertai angin kencang. Akibatnya sejumlah pohon tumbang.  “Untuk korban jiwa tidak ada, hanya menimpa bangunan rumah,” katanya. (sky)

Bantul