RADAR JOGJA – Ikan bawal putih menjadi salah satu produk yang dicari saat imlek. Harganya sempat melambung sampai Rp 350 ribu per ekor untuk kualitas super. Tapi, nelayan di Pantai Depok baru bisa melaut sejak Kamis (11/2). “Sebelumnya, selama 15 hari libur,” sebut Ketua Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pantai Depok Tarmanto ditemui di kantornya Jumat (12/2).

Nelayan tidak berani melaut lantaran gelombang yang tinggi. Tarmanto tidak menyebut ketinggian pasti gelombang, dia hanya mengatakan itu tidak aman. “Mulai kemarin (Kamis) tinggi gelombang sekitar 3-5 meter. Jadi melaut aman,” ucapnya.

Tercatat, 25 perahu melaut kemarin. Rata-rata hasil tangkapannya sekitar 18 kilogram per perahu. “Kebetulan mulai kemarin (Kamis) sudah ada bawal dan produksi bagus. Harga bawal kelas super Rp 300 ribu, yang tiga ons ke atas Rp 120 ribu, dua ons ke atas Rp 80 ribu, satu ons ke atas Rp 40 ribu,” paparnya.
Kendati begitu, Tarmanto agak menyayangkan keadaan ini. Lantaran bawal putih kualitas super dihargai Rp 350 ribu per ekor minggu lalu. “Seminggu sebelum Imlek harga tinggi, masih Rp 350 ribu per ekor untuk yang ukuran super. Imlek sekarang sudah turun. Tapi seminggu lalu, mau Imlek tapi enggak ada barang,” keluhnya.

Terpisah, nelayan Pantai Depok Mulyadi justru mengaku hampir satu bulan tidak melaut. Dia hanya memperbaiki jaring ikan miliknya sambil menunggu gelombang aman. “Kemarin (Kamis) saya mulai melaut, alhamdulillah hasilnya memuaskan,” ujarnya.

Musim penghujan merupakan musim ikan. Tidak heran, pria 42 tahun ini mampu menangkap ikan bawal putih sampai 20 kilogram. Selain itu, dia juga menangkap ikan kakap dan manyung. “Sangat memuaskan, kemarin ikan manyung bisa sampai satu kwintal per perahu,” ungkapnya.

Sementara pengepul ikan asal Kebumen, Jawa Tengah, Bawor mengaku kewalahan. Pria 38 tahun ini menerima permintaan dua ton ikan bawal. Namun, dia hanya mampu mendapat paling banyak satu kwintal ikan bawal dari TPI Pantai Depok. “Jadi harus cari di tempat lain juga. Apalagi kemarin sempat nggak operasi dua minggu. Saya sampai harus mencari sampai ke Jawa Timur,” sebutnya.

Permintaan ikan bawal putih memang selalu mengalami kenaikan saat menjelang Imlek. Bahkan, ekspor bawal putih pun tidak terhambat. Kendati sedang diterapkan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). “Ekspor aman, yang belum aman lobster. Bisanya ekpor yang beratnya 200 gram ke atas saja. Kalau di bawah itu, dipasarkan lokal saja,” cetusnya. (fat/pra)

Bantul