RADAR JOGJA – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bantul membatasi pelayanan. Permohonan legislasi dibatasi 30 antrian per hari. Sedangkan perekaman KTP elektronik dibatasi 20 antrian per hari. Kebijakan diterapkan menyusul pembatasan secara terbatas kegiatan masyarakat (PTKM).

Kepala Disdukcapil Kabupaten Bantul, Bambang Purwadi mengatakan, untuk menyiasati tingginya permohonan, pihaknya membatasi antrian layanan. Kendati begitu, Bambang menyebut pelayanan dinasnya berjalan lancar dalam memberikan berbagai pelayanan seperti pengubahan data, urus akta kematian, akta kelahiran, dan cetak KTP.

Selain layanan langsung, masyarakat bisa mengakses layanan secara daring melalui aplikasi Disdukcapil Smart. “Hampir semua layanan bisa diakses melalui aplikasi tersebut, kecuali perekaman KTP elektronik yang harus datang langsung ke kantor,” dihubungi awak media S(27/1).

Bambang mengklaim, layanan daring semakin diminati masyarakat. Selain karena praktis, masyarakat tidak perlu datang ke Disdukcapil Bantul, layanan juga cepat. ”Layanan daring sudah berjalan lama, tetapi masih banyak yang datang ke kantor. Tetapi sejak PTKM yang akses Disdukcapil Smart lebih banyak. Karena kan lebih cepat, lebih praktis. Bisa cetak sendiri juga,” ujarnya tanpa menyebut angka pertambahan.

Bambang berharap, lebih banyak warga Bantul yang memanfaatkan aplikasi Disdukcapil Smart untuk mengurus permohonan. Selain diklaim cepat, layanan daring juga dapat menekan penularan COVID-19. “Layanan daring saat ini kan lebih aman dan lebih sehat di tengah pandemi COVID-19,” kata dia.

Terpisah, warga Trimulyo, Jetis, Bantul Ayun Sholihah mengaku belum mengurus akta kelahiran anaknya sejak Juli tahun lalu. Perempuan 27 tahun ini khawatir, akan penyebaran Covid-19. Sehingga membatasi diri untuk mengurangi kegiatan di luar rumah. “Tapi pas mau daftar online lewat aplikasi kuotanya penuh terus,” keluhnya.

Penuhnya kouta terjadi selama beberapa hari. Membuat Ayun jadi malas sampai terlupa mengurus akta kelahiran buah hatinya. “Padahal cuma upload dokumen sama isi data. Terus nanti kalau sudah selesai ada pemberitahuan bisa di ambil di mana dan kapan,” ucapnya. (fat/bah)

Bantul