RADAR JOGJA – KAPOLRES Bantul AKBP Wachyu Tri Budi Sulistyono berkomitmen mengawasi kebijakan operasional terbatas objek wisata (obwis). Bahkan, pihaknya siap menerjunkan pasukan untuk menghalau wisatawan yang nekat ke objek wisata.

“Dari Simpang Bakulan, sudah mulai kami filter,” sebutnya ditemui sebelum menghadiri pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan lurah masa jabatan 2020-2026 dan lurah antarwaktu Kabupaten Bantul di Mandala Saba Rabu (30/12).

Hal tersebut dilakukan guna optimalisasi, lantaran menghalau wisatawan di tempat pemungutan retribusi (TPR) dinilai berat. Maka, dilakukan penyekatan mulai dari Simpang Bakulan. “Kami akan tanya dulu, kepentingannya apa. Kalau warga sekitar kami persilakan. Jika tidak kami minta putar balik,” ujarnya.

Selain itu, Kapolres juga memastikan menurunkan tim untuk mencegah kemungkinan adanya kerumunan di beberapa titik di Bantul. Jika terindikasi berkerumun, maka petugas akan langsung membubarkan. “Jika ada kerumunan kami akan bubarkan. Tidak ada juga yang berkerumun dan bergerombol di pinggir jalan. Kalau ada akan kami minta jalan,” tegasnya.

Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul turut memastikan penerjunan petugas, dalam rangka mengamankan obwis. Dishub Bantul pun menyiapkan empat rambu di empat titik berbeda. Isinya, imbauan serta pemberitahuan jika Pantai Parangtritis ditutup. Rambu ini bahkan sudah ada di kantor Dishub Bantul dan tinggal dipasang.

“Begitu keputusan penutupan keluar, kami langsung pasang di empat titik berbeda. Simpang Pundong, Simpang Tiga Ngangkruk, simpang tiga selatan Jembatan Kretek dan di depan TPR,” kata Kepala Dishub Bantul Aris Suharyanta.

]Selain itu, antisipasi lainnya juga telah disiapkan oleh Dishub terkait dengan kemungkinan pengunjung yang tetap nekat ke Pantai Parangtritis. Khusus untuk warga sekitar Pantai Parangtritis dan Panggang, Dishub akan memperbolehkan melintas. Tapi, tidak untuk pengunjung yang hendak merayakan tahun baru. Adapun titik pemeriksaan itu akan dilakukan di depan TPR Parangtritis dan perbatasan dengan Panggang, Gunungkidul.

“Nanti kami cek KTP mereka. Jika warga Panggang, karena Jalan Parangtritis ada arah ke Panggang, maka kami perbolehkan melintas. Tapi jika KTP bukan warga sekitar, kami minta putar balik,” ungkap Aris. (fat/bah)

Bantul