RADAR JOGJA- Dinas Pariwisata (Disparta) Bantul mengeluarkan kebjakan semua obyek wisata di wilayahnya wajib tutup selama 24 jam, sejak Kamis (31/12) Pukul 10.00 sampai Jumat (1/1) Pukul 10.00 WIB.

Kepala Disparta Bantul, Kwintarto Heru Prabowo, mengatakan perintah penutupan obyek wisata ini sebagai langkah menekan angka penyebaran Covid-19. Sebab selama tenggat waktu tersebut berpotensi terjadinya kerumunan massa yang diprediksi melanggar protokoler kesehatan.Kebijakan seperti ini kami lakukan berdasarkan keputusan hasil rapat koordinasi jajaran Setda Bantul yang telah dilaksanakan beberapa hari lalu,” ujarnya, Kamis (31/12).

Kwintarto menambahkan,langkah ini juga mengacu instruksi dari Pemerintah Pusat dan Instruksi Gubernur DIJ, Sultan (HB) Hamengku Buwono X.

Obyek wisata yang terpaksa ditutup untuk sementara waktu itu, tidak hanya Pantai Parangtritis, melainkan semuanya termasuk Hutan Pinus Mangunan. “Tidak lain ini untuk pencegahan penyebaran Covid-19 antara orang yang satu dengan yang lain,” jelas Kwintarto.

Ditegaskan, jika selama masa pelarangan itu ada wisatawan yang berada di obyek wisata ataupun menerobos larangan itu, maka akan diarahkan untuk meninggalkan tempat.

Penjagaan akan dilakukan oleh para petugas termasuk dari Sat Pol PP, Kepolisian dan TNI.Terkait hal ini, Kasat Pol PP Bantul Yulius Suharta, mengatakan pihaknya siap untuk melaksanakan tugas pengawasan dengan nenerjunkan para pesonilnya.(sky)

Bantul