RADAR JOGJA – Jelang pelaksanaan Pilkada Bantul 9 Desember mendatang, Partai Hanura dan Perindo baru memutuskan dukungan. Secara resmi kedua partai tersebut mendukung pasangan calon (paslon) Abdul Halim Muslih-Joko Budi Purnomo.

”Daripada tidak menentukan satu pilihan sama sekali. Jadi kami merasa, meski baru mendeklarasikan hari ini tidak ada yang terlambat,” kata Ketua DPC Hanura Bantul, Agus Setyabudi di sela dekrasi Senin (30/11).

Agus menuturkan yang terpenting pihaknya bisa memberikan solusi terbaik untuk kemajuan ekonomi dan kesehatan di Bantul secara keseluruhan. Sebab era pembangunan di masa pemerintahan sebelumnya, dinilai belum menyentuh seluruh aspek masyarakat.

Adanya pandemi Covid-19 pun menuntut keberadaan sosok pemimpin yang tegas. Sebab sangat bermanfaat untuk membangun ekonomi yang berjalan secara beriringan dengan protokoler kesehatan.

Ditegaskan partainya sudah mantap dalam menentukan pilihan. Pihaknya pun menitipkan pesan kepada paslon, agar perekonomian dijalankan kembali dengan baik sesuai protokoler kesehatan. ”Jadi prokes dan ekonomi harus disangga lebih utama,” tegasnya.

Senada, Ketua DPD Perindo Bantul, Benny Yulianingsih menuturkan, sudah siap untuk mendukung pemenangan paslon nomor 1 ini. Menurutnya tidak ada kata terlambat untuk mendukung pasangan AHM-JP meski dilakukan di ujung masa kampanye. “Sudah kami kondisikan untuk pemenangan Halim-Joko. Menurut kami, Bantul (dalam pimpinan, Red) Bupati yang sekarang, belum menyentuh atau belum sampai ke realisasi yang diharapkan masyarakat dan rakyat Bantul,” ucap Benny.

Sementara itu calon Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, mengaku sangat mengapreasiasi dukungan yang terus datang kepada pihaknya. Dukungan ini semakin membuatnya yakin bisa lebih memuluskan jalan kemenangan dalam Pilkada Bantul 2020. “Saya tidak bisa mengucapkan apapun kecuali terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas kebaikan dukungan dari semua pihak. Posisi kita saat ini adalah hasil capaian politik yang sangat luar biasa,” kata Halim.

Menurutnya di sisa waktu yang semakin tipis ini, semua pihak masih harus terus bergerak untuk memastikan kemenangan pada tanggal 9 Desember mendatang. Dikatakan Halim, bahwa kerja sama memang harus terus dilakukan karena memang ia tidak bisa bekerja sendiri. “Kami akan mengawal proses ini sampai pada 9 Desember mendatang. Bahkan sampai penetapan KPU bahwa kita dinyatakan sebagai pemenang,” tandasnya. (fat/bah)

Bantul