RADAR JOGJA – Bantuan sosial tunai (BST) tahap delapan mulai didistribusikan di Bantul sejak Kamis (12/11). Total penerima bantuan BST sebanyak 15.140. Dana yang dikucurkan sekitar Rp 4 miliar. Pendistribusiannya, dibantu oleh Kantor Pos Bantul.

“Tahap delapan dilaksanakan mulai hari ini (kemarin) di Bambanglipuro, akan berakhir di Sewon pada 16 November,” sebut Sekda Bantul Helmi Jamharis ditemui di kantornya, Kamis (12/11).

Berbeda dengan tahap awal, penerima BST mendapat bantuan sebesar Rp 600 ribu. Mulai tahap keempat, penerima BST mendapat bantuan sebesar Rp 300 ribu. “Dalam program perpanjangan, awalnya Rp 600 ribu menjadi Rp 300 ribu. Kenapa besarannya berubah, yang berhak menjawab pemerintah pusat,” ujarnya.

Diharapkan, BST dapat memenuhi kebutuhan sementara keluarga yang terdampak pandemi Covid-19. Dan dimohon untuk membelanjakan BST di warung-warung terdekat. Sebab itu akan sekaligus menumbuhkan perekonomian di masyarakat itu. “Sehingga walau warga itu tidak menerima secara langsung bantuan pemerintah, mereka dapat merasakan dana melalui warga yang berhak menerima,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Bidang Bantuan dan Jaminan Sosial, Dinsos P2A Bantul, Anwar Nur Fahrudin menambahkan, penyaluran BST dilakukan dua kali di bulan ini. Masing-masing senilai Rp300.000. Tahap delapan, mulai dicairkan 10 November hingga 17 November. Sedangkan untuk tahap sembilan, direncanakan akhir November. “Selambat-lambatnya awal Desember,” kata dia.

Dalam penyaluran BST, Kemensos telah bekerja sama dengan beberapa bank, seperti BNI, BRI, BTN, dan Mandiri. Selain itu BST juga disalurkan melalui kantor pos. Khusus untuk penyaluran melalui kantor pos, dilakukan koordinasi dan antisipasi untuk menghindari terjadinya kerumunan. Penyaluran dilakukan melalui kantor pos kecamatan, di kantor kecamatan, atau di desa yang telah disepakati.

Kepala Kantor Pos Bantul Arif Budi Hartanto, kantornya berkoordinasi dengan Pemkab Bantul, Dinsos Dinsos P2A, dan kecamatan dalam pendistribusian BST. Terkait dengan pendistribusian BST yang terakhir atau tahap kesembilan, Arif belum memberikan tanggal pasti. Namun, kemungkinannya akhir bulan ini atau awal bulan depan.

Arif menyebut, tidak ada kendala di lapangan. Selain adanya data ganda penerima BST. Namun, data sudah dirapikan oleh Dinsos P2A. Dikatakan pula, Kantor Pos Bantul hanya menyalurkan bantuan berupa uang tunai. Sementara untuk bantuan beras dan sembako tidak ada. “Kontrak kami (dalam menyalurkan BST) sampai Desember,” sebutnya. (*/cr2/ila)

Bantul