RADAR JOGJA – Lonjakan jumlah pengunjung di Pantai Parangtritis, Bantul selama cuti bersama berbanding lurus dengan jumlah sampah yang diproduksi wisatawan. Sampah tidak hanya teronggok di tempat pembuangan, tetapi juga tercecer di sepanjang bibir pantai.

Salah seorang wisatawan, Faya Lusaka Aulia mengeluhkan keberadaan sampah di Pantai Parangtritis. Perempuan 23 tahun itu merasa tidak nyaman dengan pantai yang kotor. Faya yang datang dari rumahnya di Jalan Tamansiswa, Mergangsan, Kota Jogja itu pun memutuskan untuk tidak berlama-lama di pantai. “Karena tiap pindah, ada sampah, pindah lagi ada sampah lagi,” keluhnya Senin (2/11).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul Ari Budi Nugroho mengatakan kesadaran pengunjung terkait sampah masih beragam. ”Padahal sudah ada papan peringatan,” sebutnya.

Diungkap selama cuti bersama dan libur panjang, objek wisata (obwis) mengalami peningkatan sampah. Utamanya di pantai selatan. Paling signifikan adalah obwis Pantai Parangtritis. Sampah mengalami peningkatan sebanyak dua kali lipat. Di hari biasa, sampah yang diproduksi oleh Pantai Parangtritis hanya sekitar 2-3 ton per hari. Kali ini melonjak menjadi sekitar 5-6 ton per hari. “Minggu ini kami mengirim alat berat dan armada untuk evakuasi,” ujarnya.

Material sampah yang diproduksi pun beragam. Mulai dari sisa makanan, bungkus makanan, dan plastik. DLH juga menurunkan petugas untuk melakukan patroli. Mereka ditugaskan mengambil sampah di sepanjang pantai. “Kepada para pengunjung obwis, dimohon membuang sampah pada tempat sampah yang sudah disediakan. Agar keindahan dan kebersihan lingkungan tetap terjaga,” imbaunya.

Terpisah, Sekretaris Dinas Pariwisata (Dinpar) Bantul Annihayah pun mengungkap, kunjungan wisatawan paling tinggi terjadi di Pantai Parangtritis dan Depok. Pantai itu dikunjungi 13.100 wisatawan pada Minggu (2/11). Padahal, semenjak terdampak pandemi Covid-19, kedua pantai itu rata-rata hanya menerima 5.000 kunjungan. Sementara pantai lain seperti Samas, hanya menerima 1.600 kunjungan. Untuk Pantai Goa Cemara sebanyak 200 kunjungan. Pantai Baru 700 kunjungan. Sedangkan Pantai Kuwaru menerima 280 kunjungan. (cr2/bah)

Bantul