RADAR JOGJA – Hujan semalaman juga membuat jembatan sementara atau darurat pengganti Jembatan Kenet di Siluk, Selopamioro, Bantul ditutup warga. Sebab dianggap membahayakan. Setelah turap yang berfungsi untuk menahan konstriksi jembatan longsor. Padahal jembatan ini menghubungkan Bantul dan Gunungkidul.

“Tadi (Senin) malam ambrolnya. Kena hujan deras, dari pukul 23.00 (Senin malam, Red) sampai pukul 01.30 dini hari. Karena rusak, oleh warga ditutup lagi. Daripada membahayakan,” ungkap warga Selopamioro, Imogiri, Bantul Budi Raharja ditemui di warungnya Selasa (27/10).

Tapi, ditutupnya jembatan darurat, juga tidak kalah membahayakan. Sebab warga harus kembali menggunakan Jembatan Kenet. Padahal jembatan ini hanya dapat diakses satu jalur. Bagian pondasi jembatan pun, juga sudah terekspos. Akibat sisi barat jembatan ikut ambrol bersama turap jembatan darurat. Tapi truk tampak masih lalu lalang. “Karena ini jalan lintas kabupaten, dan akses utama,” sebut pria 36 tahun itu.

Bila akses jalan ditutup, maka warga harus memutar melewati jalan alternatif. Beberapa jalan kecil, dapat dilalui, tapi jembatan di dusun-dusun tersebut disebut Budi juga miring. “Kalau putar balik, jauh banget, karena lewat Parangtritis, jarak tempuh jadi 2-3 jam,” keluhnya.

Kepala BPBD Bantul Dwi Daryanto membenarkan pentingnya keberadaan jembatan darurat. Kondisi cuaca dan hujan berdampak pada kerusakan jembatan. “Mau tidak mau jembatan harus dirapikan kembali supaya tidak melebar. Karena kondisi sungai cukup kencang. Kalau tidak segera diperbaiki, dapat membahayakan lalu lintas warga,” ucapnya.

Sementara staf Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Energi dan Sumber Daya Mineral (PUP-ESDM) DIJ Dasroni mengungkap, jembatan darurat baru diresmikan bulan lalu. Anggaran pembangunannya Rp 250 juta. Tapi jembatan darurat sifatnya hanya sementara. “Ini masih masa pemeliharaan dari rekanan yang kemarin,” sebutnya. PDUPESDM DIJ pun sudah merencanakan pembangunan Jembatan Kenet secara permanen. Anggarannya sebesar Rp 9 miliar. (cr2/pra)

Bantul