RADAR JOGJA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul menunjukan keseriusannya menjadikan Bumi Projotamansari sebagai smart city. Ini dibuktikan, dengan penambahan closed circuit television (CCTV) di enam titik area publik. Selain itu, pemkab melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) meluncurkan wajah baru web Bantul.

Pemasangan CCTV dilakukan pada lokasi yang dinilai strategis. Enam lokasi yang dipasangi CCTV adalah Lapangan Paseban, Pasar Bantul, Bundaran Srandakan, TPR Parangtritis, Bendung Merdiko, dan Bendung Bergan. “Tujuannya membantu Pemkab memonitor keamanan lingkungan,” ucap Kepala Diskominfo Bantul Fenty Yusdayati usai serah terima CCTV bantuan CSR dari PT Bali Towerindo dan peluncuran inovasi Diskominfo Bantul di Mandala Sabha Gedung Induk lantai III Kamis (15/10).

Pemasangan CCTV di Lapangan Paseban, dinilai memudahkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bantul untuk mengawasi kerumunan. Sementara pemasangan CCTV di Pasar Bantul untuk memonitor kepadatan lalu lintas oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul. Sama dengan pemasangan CCTV di Bundaran Srandakan. “Itu ramai, khususnya saat hari besar, jadi bisa diamati kondisinya di lapangan,” sebutnya.

Untuk memantau saluran irigasi sekaligus mitigasi, CCTV juga di pasang di dua bendungan. “Kami lihat sering ada tumpukan sampah (di bendungan, Red). Sehingga dapat segera ditangani. Apa lagi Bantul sering banjir daerah hilir. Kemungkinan sekali kalau hujan lebat akan banjir,” paparnya. Sedangkan pemasangan CCTV di TPR Parangtritis, akan memudahkan Dinas Pariwisata (Dinpar) Bantul memonitor antrean.

Pemkab juga meluncurkan wajah baru web Bantul dengan tampilan lebih menarik. Web disebut lebih terkoneksi dan kontennya juga lebih lengkap. Sehingga memudahkan warga Bantul untuk mencari informasi. “Terkait berita dan data, warga juga berinteraksi. Data Bantul jadi satu di sana,” kata dia.

Web Bantul yang sudah dibenahi ini, harapannya juga dapat mengangkat potensi di masyarakat Bantul. Kendati belum dapat melakukan transaksi jual beli. “Setelah ini kami akan meningkatkan ke transaksi,” ujarnya. Ini juga dianggap sesuai dengan adaptasi kebiasaan baru (AKB) pencegahan Covid-19. Di mana masyarakat dapat menerapkan distancing lebih optimal.

Apresiasi disampaikan oleh Penjabat Bupati Bantul Budi Wibowo. Sebab langkah Pemkab dinilai sebagai awal yang bagus untuk memonitor keamanan di Bantul. “Saya mohon kepada asisten untuk dikembangkan di titik lain. Menggunakan dana APBD juga tidak masalah. Karena ini sangat kita butuhkan untuk memonitor yang ada di lapangan,” ucapnya.

Sementara Perwakilan PT. Bali Towerindo Christin Flora R. berharap, bantuan dari perusahaannya dapat menjadi perintis dan tolak ukur. Dalam penggunaan dan penyelenggaraan information and communication technologies (ICT) di Bantul. “Kami juga berharap terus bisa bersinergi untuk untuk mendukung pemajuan Bantul dalam menghadapi era globalisasi dan perkembangan teknologi yang ketat saat ini. Di mana salah satunya mendukung digitalisasi era industry 4.0,” sebutnya. (cr2/bah)

Bantul