RADAR JOGJA – Sebanyak 157 alat peraga kampanye (APK) dinilai melanggar Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU). Sejak masa tahapan kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bantul mulai 26 September sampai 8 Oktober 2020.

“Dari rekomendasi yang kami terima dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bantul, sudah ada 157 pelanggaran oleh kedua pasangan calon (paslon),” sebut Kepala Divisi (Kadiv) Hukum KPU Bantul Mestri Widodo, saat penyerahan APK pada kedua liaison officer (LO) paslon di gedung KPU Bantul Senin (12/10).

Dijelaskan, pelanggaran APK terjadi di 86 titik pada 12 kecamatan di Bumi Projotamansari. Jenis pelanggaran berjenis baliho diklarifikasi sebanyak 26 buah, umbul-umbul 2 buah, bendera 5 buah, rontek 100 buah, dan spanduk 74 buah. Selanjutnya, penanganan pelanggaran akan dilakukan sesuai jenis APK.

“Untuk APK jenis bendera, akan langsung disimpan oleh Bawaslu. APK selain bendera, dianggap sebagai sampah visual yang akan kelola oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul,” paparnya. Untuk itu, Mestri mengimbau kedua tim pemenangan paslon untuk taat dan patuh. Pada regulasi yang berlaku, khususnya terkait dengan pemasangan APK di masa kampanye.

Ditambahkan, Ketua KPU Bantul Didik Joko Nugroho, pemasangan APK memiliki regulasi yang mengatur. Regulasi pun sudah disosialisasikan pada tim kampanye dan LO masing-masing paslon. Yaitu PKPU No 11/2020 tentang Perubahan PKPU 4/2017 tentang Kampanye. Peraturan Bupati (Perbup) No 112/2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi, Serta Tata Kerja Satuan Polisi Pamong Praja Bantul. Secara substansi, regulasi mengatur tata cara dan lokasi pemasangan APK. “Dimana diperkenankan dan di wilayah mana saja yang tidak diperkenankan, serta bagaimana cara pemasangan APK yang benar,” ujar Didik

Untuk, Didik meminta kedua tim pemenangan paslon untuk melakukan penertiban. Waktu yang diberikan 1×24 jam. “Kami harap, kedua tim pemenangan paslon dapat melakukan penertiban secara mandiri,” ucapnya. Selanjutnya, petugas akan melakukan patroli besok (14/10). (cr2/bah)

Bantul