RADAR JOGJA – Setidaknya terjadi lima kecelakaan dalam sehari di Bantul, Selasa (6/10). Kendati kecelakaan tidak sampai menimbulkan korban jiwa, peristiwa tersebut mengindikasikan lemahnya ketaatan pengendara dalam berlalu lintas.

Call Center Public Safety Center (PSC) Bantul Julita Rinani menyebut, lembaganya telah memberikan pertolongan terhadap tiga kasus kecelakaan kemarin. Kasus pertama terjadi di utara Jembatan Kretek, Bantul. PSC dihubungi oleh warga sekitar pukul 04.55. “Kecelakaan melibatkan kendaraan roda dua dan diduga roda empat,” ujarnya ditemui di kantornya Selasa (6/10).

Menurut keterangan yang berhasil dikumpulkan oleh petugas, pengendara motor tidak terjatuh. Korban yang berjenis pria ini pun menuturkan hal yang sama. Tapi itu petugas tidak dapat memastikannya. “Karena saat ditanya, tercium bau aromatik,” sebutnya. Korban berinisial W dan berusia 46 tahun. Korban mengalami cidera kepala ringan. Korban pun dibawa petugas ke RSUD Panembahan Senopati. Sementara korban di dalam mobil semuanya dalam keadaan aman.

Kecelakaan kedua terjadi di depan kantor PSC, Dagaran, Palbapang, Bantul. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 07.45, antara motor dan motor. Melalui CCTV PSC, tampak pengemudi motor dari arah barat akan berbelok ke arah utara. Dari arah berlawanan, melintas motor yang membawa keranjang. “Kemungkinan saat belok berdempetan,” ujarnya.

Korban pertama perempuan berinisial EW dan berusia 32 tahun ini mengalami trauma pada perut. Selanjutnya dia dibawa ke RSUD Panembahan Senopati. Sementara korban kedua adalah pria berinisial M dan berusia 64 tahun. Korban mengalami luka lecet dan dibawa ke RSUD Panembahan Senopati.

Kasus kecelakaan ketiga yang mendapat bantuan dari PSC adalah kecelakaan tunggal. Kecelakaan terjadi pada pukul 08.40 di jalan Panembahan Senopati, tepatnya barat RS Respira Bantul. Korban berinisial ENK dan berusia 20 tahun. “Dia bekerja di salah satu pabrik, kemungkinan ngantuk,” jelasnya. Korban mengalami luka robek dan luka lecet. Petugas merujuknya ke RS PKU Muhammadiyah Bantul.

Terpisah, Kanit Laka Satlantas Polres Bantul IPTU Maryana menyebut justru mendapat laporan dari Polsek Banguntapan. Terjadi kecelakaan antara pengendara motor dan sepeda di jalan Wonocatur, tepatnya di traffic light dari arah timur Gedong Kuning, Banguntapan, Bantul pada pukul 05.30.

Pengendara motor bernama Wijaya Kusuma. Warga Sumberharjo, Prambanan, Sleman ini menderita luka lecet di kaki kiri dan di wajah. Pria 24 tahun ini pun dirawat di RS Bethesda Yogyakarta. Sementara pengendara sepeda bernama Paulus Supangat warga gang Pergiwo Jurugentong V/384 Rt 10/34, Banguntapan, Bantul. Pria 89 tahun ini mengalami luka patah tulang kaki kiri, lecet di wajah, dan cedera kepala ringan. “Korban juga dirawat di RS Bethesda Yogyakarta,” sebutnya.

Selain itu, petugas mendapat laporan adanya kecelakaan tunggal di Kasihan, Bantul. Namun, laporannya masih belum rampung. Hanya disebutkan, korban tersungkur ke sawah. Terkait perbedaan data PSC dan Kepolisian, dijelaskan, karena kecelakaan kerap diselesaikan di luar kepolisian. Diimbau, pengemudi untuk menjaga konsentrasinya saat berkendara. Sebab kecelakaan tunggal di Bantul meningkat.

Tercatat, pada Bulan Agustus terjadi 37 kecelakaan tunggal dari 157 kasus kecelakaan. Pada bulan September terjadi 34 kecelakaan tunggal dari 147 kasus kecelakaan. Sementara pada bulan Oktober, yang baru jalan seminggu sudah terjadi enam kecelakaan tunggal dari 26 kasus kecelakaan. (cr2/bah)

Bantul