RADAR JOGJA – Demi memutus rantai penyebaran virus Covid-19, Dinas Pariwisata Bantul berupaya penerapan protokol kesehatan di sektor wisata berjalan sesuai harapan. Peran strategis dari Satpol PP, kepolisian dan TNI memberikan imbauan kepada wisatawan agar protokol kesehatan dalam era normal baru atau new normal dapat terlaksana.

Kasi Promosi dan Pelayanan Informasi Wisata Dinas Pariwisata Bantul Markus Purnomo Adi menjelaskan, pelaksanaan protokol kesehatan baik untuk petugas maupun pengunjung mulai dari memakai masker, pengecekan suhu dan memperbanyak cuci tangan di air mengalir. Pengelola wisata wajib menyediakan tempat beristirahat bagi pengunjung yang sakit.

“Jika setelah istirahat suhunya masih 37 lebih maka harus segera menghubungi faskes,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Kamis (9/7).

Markus menilai implementasi dari protokol kesehatan di normal baru ini memiliki beberapa kendala. Salah satunya ketika pengecekan suhu tubuh bagi rombongan bus wisata dan kesulitan memisahkan wisatawan yang  berkerumun di objek wisata pantai.

“Kami akui tidak mudah, tetapi kami terus berupaya agar protokol kesehatan di era normal baru ini bisa terlaksana dengan baik. Selain itu pengelola wisata juga diminta untuk menyediakan sarana prasarana untuk penunjang pelaksanaan protokol kesehatan,” ujarnya.

Selain itu, petugas juga mengoptimalkan pengelola terus memberikan imbauan baik lewat pengeras suara. Petugas Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) juga melakukan imbauan dan pemeriksaan suhu setiap pengunjung.

“Sejak tanggal 27 Juni uji coba pembukaan objek wisata dimulai dengan protokol kesehatan kami terapkan seoptimal mungkin,” ujarnya.

Sementara itu Koordinator TPR Parangtritis Rohmat Riswanto mengaku kendala yang dihadapi timnya di lapangan adalah lokasi TPR yang berada di posisi jalan provinsi. Tidak semua warga yang melintas punya tujuan untuk berwisata. Meski ada potensi kemacetan arus kendaraan ketika pemeriksaan suhu tubuh, pihaknya tetap menjalankan protokol sesuai anjuran pemerintah. “Secara umum wisatawan tidak keberatan dilakukan pengecekan suhu sesuai protokol kesehatan,” ujarnya. (sky/tif)

Bantul