RADAR JOGJA – Sejumlah wahana wisata air di Bantul sudah kembali dibuka. Mereka memastikan sudah menerapkan protokol kesehatan di area kolam renang. Termasuk air yang dipakai.

Pemilik kolam renang Tirtotamansari Dyah Heningtyas Noviani mengatakan, sesuai pernyataan pemerintah pusat yang memperbolehkan kolam renang kembali dibuka. Diperkuat dengan pemberitaan bahwa air bukanlah media yang memicu persebaran virus korona.  “Jadi dipastikan aman. Apalagi protokol sangat kami jaga,” ungkap perempuan yang kerap dipanggil Novi di lokasi kolam renang Tirtotamansari, Selasa (6/7).

Dikatakan, untuk meminimalisor persebaran beragam upaya telah dilakukan. Yakni, rutin melakukan tes air kolam. Mengecek kadar asam dan memastikan virus dalam air mati. “Setiap hari rutin ke Dinas Kesehatan untuk pengecekan kadar airnya. Kumannya ada atau tidak,” ujarnya.

Selain memastikan air aman, pihaknya memperketat kunjungan. Melakukan cek suhu bagi setiap pengunjug. Sebelum memasuki wahana wisata wajib cuci tangan dan menerapkan jarak dengan pemberian tanda silang pada tempat duduk area kolam. Pihaknya juga melakukan penyemprotan disenfektan rutin hampir setiap jam selama jam dibuka.

Dia mengaku, selama pandemi ini omset pendapatannya merosot jauh. Bahkan kerugian mencapai 100 persen dari normal sebelum pandemi. Disebutkan, kerugian capai miliaran. Dengan omset perbulan Rp 300 juta. Untuk menutup biaya operasional pihaknya bertahan dengan memanfaatkan tabungan dan menjual beberapa aset miliknya. Padahal penutupan kolam renang sudah dilakukan selama sebulan penuh. Pihaknya pun telah merumahkan sebagian karyawan.

Sejak dibuka, terdapat pembatasan pengunjung per harinya. Jumlahnya di bawah seratus dari angka normal pengunjung mencapai tujuh ribu per hari. “Pun, pengunjung didominasi atlet-atlet. Yang memang rutin latihan di sini,” tutur Novi sambil menunjuk atlet renang.

Yusron, pengunjung rutin di kolam tersebut mengaku tak khawatir adanya covid-19. Bahkan sejak dibuka, seminggu sekali dia menjalankan hobi berenangnya di kolam tersebut.”Buat apa takut, kan air sudah disemprot desinfektan. Saya fikir aman-aman saja,” ucapnya. (mel/pra)

Bantul