RADAR JOGJA – Objek wisata (Obwis) Bantul kini menjadi salah satu destinasi tempat berkumpulnya para pesepeda. Padahal, pemerintah belum mencabut masa tanggap darurat Covid-19.

Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul Helmi Jamharis mengaku belum berencana membuat regulasi khusus bagi pesepeda yang kini kerap memadati sejumlah area wisata. Hanya, dia meminta kepada pesepeda untuk mematuhi arahan dengan menerapkan jaga jarak. “Olahraga (bersepeda) yang sehat tidak harus bersama dengan komunitas,” ujarnya kemarin (10/6).

Sementara itu Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul dokter Sri Wahyu Joko Santosa mengatakan, tidak ada persoalan warga bersepeda hingga malam hari. Yang terpenting, mereka wajib mematuhi protokol area publik. ”Jika berkelompok pengendara sepeda satu dengan yang lain harus linier tidak berdampingan,” jelasnya kemarin (10/6).

Pesepeda yang melakukan perjalanan berkelompok harus menjaga protokol Covid-19 dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). “Jangan berkerumun dan harus jaga jarak,” sebutnya.

Dijelaskan, pesepeda diperbolehkan tidak mengenakan masker saat mengayuh sepeda. Menggunakan masker saat bersepeda dapat menyebabkan kadar oksigen dalam tubuh rendah atau hipoksemia.

Dijelaskan, solo rider boleh tidak menggunakan masker. Namun, jika memasuki daerah ramai, masker harus segera dipakai. ”Termasuk saat di traffic light,” ujarnya.

Seorang penggemar sepeda Heri Setiyo Prihantoro mengatakan, masker menjadi kewajiban komunitas sepedanya saat melakukan perjalanan. Diakui, tidak semua anggota komunitas membawa hand sanitizer. Namun, kelengkapan utama bersepeda selalu diupayakan. Untuk antisipasi, klub sepeda Heri selalu menyertakan anggota yang menggunakan sepeda motor sebagai pengawal. “Kalau sekarang tiap libur, ya mesti mancal. Kadang juga night rider, biar kesehatan terjaga dan menambah saudara,” sebutnya.

Terpisah, pengendara sepeda asal Magelang, Jawa Tengah Agus rela mengayuh sepeda sejak pukul 05.00 untuk dapat berwisata di Pantai Parangtritis. Agus dan lima rekannya menerapkan protokol Covid-19 dengan menggunakan masker saat memasuki area pantai. Sebelum mendekati bibir pantai, dia juga dianjurkan mencuci tangan oleh petugas. “Sebenarnya ini memang belum kondusif, yang penting tetep pola hidup sehat dan jaga kesehatan pribadi,” ujarnya. (cr2/bah)

Bantul