RADAR JOGJA – Indro Prasetyo (43), warga Padukuhan Terban, Kecamatan Gondomanan, Kota Jogja tewas setelah dibacok pria tak dikenal. Peristiwa itu terjadi Jumat malam (5/6) di Sendang Kasihan. Tepatnya di RT 6 Padukuhan Kasihan, Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, kejadian itu terjadi sekitar pukul 22.00. Empat laki-laki mengenakan helm dan cadar menemui Indro di Sendang Kasihan. Mereka datang dan berteriak menyebut nama Indro “Indro mana”. Nah, salah seorang di antaranya mengacungkan cluritnya ke arah Indro yang kala itu sedang duduk di gazebo sekitar Sendang Kasihan. Sabetan clurit itu mengenai kaki kiri dan kanan hingga akhirnya Indro tergeletak bersimpah darah.

Kapolres Bantul AKBP Wachyu Tri Budi Sulistiyono mengatakan, saat kejadian korban tidak sendiri. Tetapi tengah bersama seorang perempuan. Kendati begitu, pihaknya belum mengetahui motif di balik peristiwa tersebut.”Kami masih mencari pelakunya,” ungkap Wachyu kemarin (6/6).

Berdasarkan kronologis kejadiannya, Indro datang seorang diri, Jumat pukul 15.00. Kemudian, pukul 19.00 disusul teman wanitanya tersebut. Lantas pukul 22.00 itu gerombolan orang tak dikenal itu datang. Tiga di antaranya menjaga pintu masuk Sendang. Dan satu mendatangi korban. Usai membacok korban gerombolan itu langsung kabur. “Korban dalam kondisi kritis oleh warga dilarikan ke RS Muhammadiyah Gamping, tetapi kemudian meninggal dunia,’’ katanya.

Kini pihaknya masih mendalami kasus tersebut dengan memeriksa lima orang saksi. Menurut Wachyu, ada kemungkinan pelaku kenal dengan korban.
Hingga kemarin siang (6/6) suasana di Sendang Kasihan tampak ramai. Selain mandi di air sendang, tak sedikit warga yang berdatangan dan penasaran ingin menyaksikan tempat kejadian perkara (TKP) kejadian tersebut. “Setahu saya baru kali ini ada kejadian seperti ini,’’ ungkap Gianto dan Sumarno warga sekitar. (mel/din)

Bantul