RADAR JOGJA – Berawal dari pembangunan Jembatan Gantung Nawacita, Dusun Tegaldowo kini mulai mengembangkan destinasi wisata. Keindahan jembatan gantung tersebut ditambahi dengan taman dan berbagai wahana pendukung.

Jembatan Gantung Nawacita sudah dibuka sejak Juni 2019. Ketua Pokdarwis Jembatan Gantung Nawacita Sugiran mengatakan, destinasi wisata tersebut baru rampung 20 persen. “Tapi telah ramai didatangi pengunjung, terutama di hari Sabtu dan Minggu,” cetusnya.

Taman yang telah seutuhnya rampung adalah Taman Puspa Gading. Saat ini, Pokdarwis Jembatan Gantung Nawacita tengah menggarap wahana edukasi pertanian. Wahana ini akan menjadi salah satu andalan Pokdarwis Jembatan Gantung Nawacita. “Tujuan utama kami anak-anak, untuk mengajarkan cara bertani secara moderen dan tradisonal,” katanya.

Sementara itu Lurah Bantul Supriyadi mengapresiasi semangat warga Tegaldowo. Karena warganya dapat membangun Taman Puspa Gading dengan biaya swadaya. Adanya destinasi ini, membuat warga dapat terberdayakan. “Yang putus sekolah bisa jadi tukang parkir, ibu-ibu juga bisa jualan,” katanya.

Selain taman, terdapat beberapa wahana lain yang sudah dapat dinikmati. Di antaranya kolam renang anak-anak, motor ATV, terapi ikan, gazebo, dan ayunan. “Untuk pendopo, kamar mandi, dan wc, pembiayaannya menggunakan dana desa,” jelas Supriyadi.

Dengan fasilitas yang telah ada, wisatawan yang berkunjung di Jembatan Gantung Nawacita belum dipungut biaya. Tapi pihak pengelola menyediakan kotak, jika pengunjung bersedia memberikan dana sukarela. “Karena belum layak untuk diberlakukan tiket,” jelasnya. (cr2/bah)

Bantul