RADAR JOGJA – Polsek Banguntapan mengamankan dua remaja yang kedapatan membawa senjata tajam (sajam) berjenis pedang pada Minggu (8/12) dini hari.

Kapolsek Banguntapan Kompol Suhadi mengatakan, dua remaja tersebut masing-masing berinisial AW,17 dan RD,16. Keduanya diamankan sekitar pukul 02.00 dini hari.

Dikatakan Suhadi, kedua remaja tersebut diamankan karena kedapatan membawa senjata tajam berupa pedang sepanjang 30 sentimeter saat melintas di sekitar Jalan Wonosari, Bantul. Ketika ditangkap mereka mengaku hendak menuju rumah temannya.

Kendati demikian, Suhadi meragukan alasan kedua remaja tersebut. Menurutnya alasan tersebut hanya untuk pembelaan saja. “Ada dua orang yang kami amankan dan kami lakukan pemeriksaan. Salah satu remaja berinisial RD kami tetapkan tersangka sedangkan AW sebagai saksi,” ungkapnya saat dikonfirmasi.

Mengingat status tersangka masih dibawah umur, pihak Polsek Banguntapan tidak kemudian melakukan penahanan. Suhadi menyatakan RD hanya diwajibkan untuk wajib lapor, hal itu juga karena tersangka masih berstatus pelajar.

Dijelaskan Suhadi,  RD sendiri disangkakan Pasal 2 ayat 1 Undang-undang Darurat Nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam dengan ancaman hukuman 10 tahun. “Lantaran di bawah umur proses hukum juga mengikuti perundang-undangan anak,” ungkapnya.

Terpisah, Kapolres Bantul AKBP Wachyu Tri Budi Sulistyono mengatakan bahwa kejahatan jalanan memang cukup menjadi perhatian oleh pihaknya, khususnya apabila dilakukan oleh remaja. Sebagai langkah antisipasi, pihaknya akan rutin menggelar patroli. “Kami lakukan patroli pada tempat-tempat yang disinyalir sebagai tempat nongkrong remaja. Karena cukup berpotensi,” katanya.(inu/pra)

Bantul