RADAR JOGJA – Satuan Reskrim Polres Bantul berhasil menangkap tiga pelaku pencurian spesialis mesin traktor yang beraksi di wilayah DIJ. Yaitu warga Sleman yaitu Suradiyono,66 dan Suparman,41. Serta Suyono,35 yang merupakan warga Solo, Jawa Tengah.

Ketiga pelaku tersebut berhasil dibekuk pada Kamis (5/12) dini hari sekira pukul 03.30 usai menjalankan aksinya di persawahan kawasan Sanden. Para tersangka berhasil ditangkap di wilayah Ringroad Selatan setelah dilakukan pengejaran.

Kapolres Bantul AKBP Wachyu Tri Budi Sulistyono mengungkapkan, ketiga pelaku tersebut merupakan sindikat pencuri spesialis traktor. Bahkan dua diantara merupakan residivis. “Dua pelaku berinisial SP dan SR pernah berurusan dengan polisi terkait kasus yang sama. Yakni pada tahun 2015 dan 2017 di wilayah Sukoharjo,” ungkapnya di Mapolres Bantul Senin (9/12).

Wachyu menuturkan, tiap pelaku punya tugas masing-masing dalam mejalankan aksinya, dua pelaku memiliki tugas untuk membongkar traktor guna memisahkan dengan mesinnya. Sedangkan satu lainnya bertugas menjadi sopir mobil untuk membawa barang hasil curian.

Usai dibongkar kedua pelaku ini kemudian menggotong mesin traktor, menggunakan bilah bambu. Untuk kemudian diangkut dengan kendaraan yang sudah disiapkan. Dari hasil penangkapan, polisi kemudian mengamankan barang bukti berupa dua buah mesin traktor hasil curian, kunci pas dan ring masing-masing tiga buah, obeng serta tang.

Wachyu menambahkan, hingga saat ini pihaknya juga akan terus melakukan penyelidikan guna menguak sindikat pencurian spesialis mesin traktor ini. Karena diduga, para pelaku juga melakukan aksinya di Sleman, Gunungkidul dan Kulonprogo. “Kasus ini masih kami kembangkan, mengingat kasus seperti ini tidak hanya terjadi di Bantul saja,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu dari ketiga pelaku mengatakan, bahwa mesin traktor hasil curian tersebut rencananya akan di jual ke Solo dengan harga Rp 4 juta per itemnya.(inu)

Bantul