BANTUL – Personel Polsek Sewon, Bantul melakukan razia petasan, Minggu pagi (19/5). Razia dilakukan usai Subuh sekitar pukul 05.00. Berbagai ukuran petasan diamankan.

Kapolsek Sewon, Kompol Paimun mengatakan, 18 petasan ukuran jumbo dan 18 plastik petasan kecil disita. Barang bukti tersebut akan dimusnahkan dengan direndam air.

‘’Razia berjalan lancar. Sasaran operasi ada di empat lokasi,” ungkap Paimun (19/5).

Lokasi razia, persawahan di Pedukuhan Dagan, Timbulharjo, Sewon. Kemudian di Pasar Seni Gabusan (PSG), Timbulharjo, Sewon. Lalu, area Kampus ISI. Dan bulak Banyon, Pendowoharjo, Sewon.

Area tersebut menjadi tempat berkumpul remaja usai Subuh. Mereka membunyikan petasan. Tanpa sadar, bahwa tindakan tersebut berbahaya dan mengganggu lingkungan.

”Bermain petasan dapat menimbulkan petaka. Bisa memakan korban. Orang yang terkena letusan petasan dapat mengalami cacat tubuh. Bahkan meninggal,” ingat Paimun.

Dia meminta orang tua turut mengawasi anak-anaknya. Bimbingan dan penyuluhan akan dilakukan berbarengan dengan acara-acara di desa.

Razia petasan juga dilakukan Polsek Srandakan. Di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Pandansimo, hingga Simpang Empat Cangkring.

Kepala Seksi Humas, Polsek Srandakan, Iptu Wahyu Widiyanto mengatakan, operasi dipimpin Kapolsek Srandakan, Kompol Muryanto. Polisi menyita 14 mercon yang dibawa dua pelajar SMP.

”Pperasi juga menyasar balap liar dan narkoba. Namun balap liar dan narkoba nihil,” ungkap Wahyu , Minggu (19/5).

Kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (KKYD) tersebut juga menyasar pemotor di Simpang Empat Kuwaru. Personel Polsek Srandakan juga melakukan mobiling sepanjang JJLS. (cr6/iwa/er)

Bantul