RADARJOGJA.CO.ID – – Inilah konsep pasar rakyat ideal. Saking idealnya, sa-lah satu pasar rakyat terbesar di Kabupaten Bantul ini diproyek-sikan menyabet predikat Standar Nasional Indonesia (SNI). Itulah Pasar Imogiri. Ya, Kamis (8/3) pasar ini ditinjau tim dari Direk-torat Jenderal (Dirjen) Perlindun-gan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan. Itu sebagai pendampingan sekaligus audit tahap tiga sertifikasi SNI.

Menurut Direktur Standardisasi dan Pengendalian Mutu Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kemendag Chand-rini Mestika Dewi, Pasar Imogiri merupakan satu-satunya pasar rakyat di Kabupaten Bantul yang ditinjau. Itu menyusul permoho-nan sertifikasi SNI yang diajukan Dinas Perdagangan.

Kendati begitu, dari pencerma-tannya, Pasar Imogiri memang memiliki kriteria komplet. Mulai persyaratan umum hingga teknis dan pengelolaan.”Sehingga tinggal audit,” jelas Chandrin.

Pasar rakyat dengan label SNI bukan berarti pusat perbelanjaan dengan fasilitas modern. Sebaliknya, pasar rakyat yang justru masih mempertahankan muatan lokal. Seperti memberikan ruang kepada pedagang kecil. Di antaranya, pe-dagang jajanan tradisional, keraji-nan lokal, dan kuliner khas. “Pelu-angnya sangat besar,” ucapnya.

Kasi Sarana Prasarana dan Dist-ribusi Dindag Bantul Besari Se-tyowati mengungkapkan, Pasar Imogiri langganan menyabet pre-dikat pasar bersih tingkat kabu-paten. Bahkan, hingga tujuh kali berturut-turut. Di tingkat pro-vinsi Pasar I “Juga pernah men-juarai administrasi dan manajemen terbaik tingkat provinsi,” katanya

Dindag bersama pengelola se-rius melakukan pembenahan. Mulai kebersihan, pelayanan, hingga fasilitas. (zam/din/ong)

Bantul