RADARJOGJA.CO.ID – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terus berusaha menunjukkan eksistesinya di tengah masyarakat. Salah satu cara nya dengan menggelar serangkaian kegiatan. Minggu malam (23/4), DPD PKS Bantul menggelar acara dalam rangka puncak peringatan Milad PKS ke-19 yang dipusatkan di rumah dinas bupati Bantul.

Ketua DPD PKS Bantul Amir Syarifudin mengatakan, DPD PKS Bantul tetap berkomitmen solid mendukung kepemimpinan Bupati Bantul Suharsono dan Wakil Bupati Bantul Abdul Halim Muslih.

“Ini bagian komitmen kami membangun Bantul, pak bupati,” kata Amir Syarifudin dalam orasi politiknya sembari melirik Bupati Bantul Suharsono yang duduk di deretan jajaran pengurus DPW dan DPD PKS.

Amir meminta tatanan politik di parlemen Bantul tidak memicu hubungan Suharsono dengan Halim renggang. Sebagaimana diketahui, Fraksi PKB yang notabene di bawah garis komando Halim berada di jalur sekber koalisi bersama dengan sejumlah fraksi besar lain.

Sebagai partai pendukung pemerintah, PKS tetap bersikap kritis. Menurut Amir, PKS siap mengkritik andai ada kebijakan bupati-wakil bupati yang kurang tepat. Toh, kritik tersebut bertujuan untuk jalannya roda pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Bupati Bantul Suharsono mengapresiasi kiprah PKS di Kabupaten Bantul, baik saat pilkada maupun sekarang. Menurutnya, PKS banyak terlibat dalam pilkada Bantul 2015 lalu. Itu dibuktinya dengan menerjunkan kader-kadernya sebagai saksi di TPS.

Begitu pula dengan peran PKS dalam jalannya roda pemerintahan. Suharsono mengakui sebagai pendatang baru di dunia politik tidak begitu memahami manuver-manuver para politisi. Karena itu, Suharsono lebih memilih berkonsultasi kepada sejumlah pihak sebelum mengambil keputusan. “Nek ada yang kurang dalam bab politik kui tugasmu, Pak Amir,” kelakar Suharsnosaat memberikan sambutan. (mar)

Bantul