Belum Resmi Diluncurkan, Gondola Ketep Pass Magelang Dijajal 200 Orang Per Hari

Naila Nihayah • Dipublikasikan Minggu, 4 Oktober 2026 | 20:45 WIB
DAYA TARIK: Pengunjung tampak menikmati wahana baru berupa gondola di Ketep Pass Magelang. (Dokumentasi Edwar untuk Radar Jogja)
DAYA TARIK: Pengunjung tampak menikmati wahana baru berupa gondola di Ketep Pass Magelang. (Dokumentasi Edwar untuk Radar Jogja)

MAGELANG - Wahana gondola di Ketep Pass, Magelang belum resmi diluncurkan dan belum gencar dipromosikan. Namun, minat pengunjung sudah terlihat. Saat uji coba akhir pekan, wahana kereta gantung tersebut mampu menarik sekitar 200 orang per hari.

Gondola mulai diuji coba kepada pengunjung sejak Sabtu pekan lalu. “Dari sisi keselamatan juga sudah ready. Yang terpenting bagi kami keamanan, keselamatan, dan kenyamanan pengunjung,” kata Kepala Bagian Pemasaran dan Promosi Ketep Pass Magelang Edwar Alfian saat dihubungi Minggu (4/10).

Gagasan menghadirkan kereta gantung bahkan sudah muncul sejak 2021 setelah pengelola melakukan studi banding ke Klaten. Dalam rencana awal, gondola sempat digagas untuk menghubungkan Ketep Pass dengan Air Terjun Kedung Kayang. Ada pula konsep cable car seperti yang digunakan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Baca Juga: Pasar Wonokriyo Disiapkan Jadi Plaza Gombong, Pemkab Kebumen Siapkan Fungsi Baru Lantai Dua

Namun, konsep tersebut kemudian disesuaikan dengan karakter Ketep Pass sebagai destinasi wisata alam. Gondola akhirnya dirancang sebagai wahana untuk menikmati panorama kawasan dari ketinggian. Bukan sebagai sarana transportasi antardestinasi.

Dia menyebut, lintasan gondola di Ketep Pass memiliki panjang sekitar 150 meter dengan ketinggian sekitar enam hingga tujuh meter dari titik awal hingga akhir. Meski lintasannya relatif pendek, panorama menjadi daya tarik utama karena lokasinya berada di kawasan perbukitan.

Lintasan tersebut berada di sekitar Menara Langit yang menghadap ke Gunung Merapi dan Merbabu. Pengunjung dapat menikmati pemandangan kedua gunung tersebut dari gondola sekaligus menjadikannya latar foto maupun video.

Baca Juga: Hipenari Kulon Progo Masuk Lima Besar Karang Taruna Berprestasi Nasional

Wahana terdiri atas dua pilihan. Pertama, gondola berbentuk kereta tertutup dengan kapasitas empat orang. Kedua, wahana terbuka yang disebut pengelola sebagai “kursi sultan”, juga berkapasitas empat orang. Keduanya menggunakan jalur yang sama dengan titik awal dan akhir berada di lokasi yang sama.

Untuk menikmati wahana tersebut, pengunjung dikenai tarif Rp 25 ribu. Harga itu, kata Edwar, sengaja dibuat terjangkau agar gondola dapat dinikmati berbagai kelompok masyarakat.

“Kami menyasar semua pangsa pasar, all segment. Tidak harus mahal,” paparnya.

Menariknya, pembangunan gondola tidak menggunakan APBD. Wahana tersebut dibangun melalui kerja sama dengan pihak ketiga atau vendor yang menempati lahan milik pengelola Ketep Pass dengan mekanisme sewa. (aya/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
Magelang gondola kereta gantung Air Terjun Kedung Kayang ketep pass