Malam Mingguan di Alkid Jogja, Masangin hingga Kulineran Murah yang Bikin Betah

Rahmawati Wulandari • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 17:22 WIB
Guntur Aga <gunturaga.photo@gmail.com> 7:27 PM (22 minutes ago) to me  Wisatawan mencoba tradisi Masangin di Alun-alun Selatan atau Alkid, Kota Jogja, Minggu (1/6/2025).
Guntur Aga <gunturaga.photo@gmail.com> 7:27 PM (22 minutes ago) to me Wisatawan mencoba tradisi Masangin di Alun-alun Selatan atau Alkid, Kota Jogja, Minggu (1/6/2025).

YOGYAKARTA – Mencari tempat untuk menikmati suasana malam di Jogja tanpa perlu mengeluarkan banyak biaya? Alun-Alun Kidul atau yang populer dengan sebutan Alkid bisa menjadi salah satu pilihan.

Berada di sisi selatan Keraton Yogyakarta, kawasan ini hampir selalu ramai, terutama menjelang sore hingga malam hari. Keramaian pedagang kaki lima, kendaraan hias dengan lampu warna-warni, serta aktivitas wisatawan membuat suasana Alkid semakin semarak.

Salah satu aktivitas yang paling lekat dengan Alun-Alun Kidul adalah masangin, kependekan dari "masuk antara dua beringin". Pengunjung ditantang berjalan lurus melewati celah dua pohon beringin kembar dengan kondisi mata tertutup.

Sekilas, tantangan tersebut terlihat sederhana. Namun, banyak pengunjung justru berjalan keluar jalur, berbelok, bahkan berputar sebelum berhasil mencapai celah kedua pohon beringin.

Masangin juga tidak lepas dari berbagai cerita dan mitos yang berkembang di tengah masyarakat. Sebagian orang mengaitkannya dengan keinginan atau harapan tertentu. Meski demikian, kepercayaan tersebut merupakan bagian dari cerita yang berkembang di masyarakat dan tidak dapat dibuktikan secara ilmiah.

Baca Juga: Kiper Liverpool Alisson Didenda 190 Juta dalam Laga Melawan Nottingham Forest, Ini Alasannya

Keliling Alkid Naik Sepeda Hias

Selain mencoba Masangin, pengunjung dapat menikmati suasana malam dengan berkeliling menggunakan berbagai kendaraan wisata.

Sepeda hias, kendaraan kayuh, hingga odong-odong yang dihiasi lampu warna-warni tersedia untuk menemani wisatawan menikmati suasana Alun-Alun Kidul.

Aktivitas tersebut tidak hanya menarik bagi anak-anak. Keluarga, anak muda, hingga wisatawan dari luar daerah juga kerap memanfaatkan kawasan ini untuk bersantai sekaligus mengabadikan momen.

Semakin malam, suasana Alkid biasanya semakin hidup. Lampu kendaraan yang berkelap-kelip berpadu dengan keramaian pengunjung menciptakan salah satu pemandangan khas wisata malam di Jogja.

Surga Kuliner Kaki Lima

Setelah puas berjalan-jalan, pengunjung tidak perlu bingung mencari makanan. Beragam pilihan kuliner kaki lima tersedia di sekitar Alun-Alun Kidul.

Mulai dari jagung bakar, bakso tusuk, seafood, makanan ringan, hingga wedang ronde dapat ditemukan di kawasan tersebut.

Pilihan kuliner yang beragam dengan harga yang relatif terjangkau membuat Alkid cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati malam Jogja tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

Suasana makan di tengah keramaian juga menjadi pengalaman tersendiri. Pengunjung bisa menikmati makanan sembari melihat aktivitas wisatawan lain dan kendaraan hias yang lalu-lalang.

Alkid dan Jejak Sejarah Keraton

Di balik fungsinya sebagai ruang publik dan destinasi wisata malam, Alun-Alun Kidul memiliki kaitan erat dengan sejarah tata ruang Keraton Yogyakarta.

Baca Juga: Dibakar dalam Bambu, Lemang Karo Menyimpan Cita Rasa dan Cerita Tradisi yang Terus Diwariskan

Pada masa lalu, kawasan tersebut memiliki fungsi yang berkaitan dengan aktivitas dan latihan prajurit keraton.

Seiring perkembangan zaman, fungsi Alun-Alun Kidul berubah. Kawasan ini kini menjadi ruang publik yang terbuka bagi masyarakat sekaligus salah satu tujuan wisata yang populer di malam hari.

Perpaduan antara sejarah, tradisi, kuliner, dan hiburan menjadi alasan Alkid tetap memiliki daya tarik hingga sekarang.

Berkunjung ke Alun-Alun Kidul pun tidak selalu harus identik dengan mengeluarkan banyak uang. Cukup berjalan-jalan, mencoba Masangin, menikmati jajanan kaki lima, atau sekadar duduk menikmati keramaian, wisatawan sudah bisa merasakan salah satu sisi kehidupan malam Jogja yang sederhana dan dekat dengan masyarakat.



Editor : Bahana.
kuliner Jogja wisata jogja Wisata malam jogja masangin alun-alun kidul