JOGJA – DPD Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY menyiapkan strategi untuk mengantisipasi potensi penurunan kunjungan wisatawan pada September-November 2026 yang diprediksi menjadi periode low season.
Salah satunya dengan mengoptimalkan tiga kelompok kerja di bawah Dinas Pariwisata (Dispar) DIY, yakni Pokja Event, Pendidikan, dan Kesehatan untuk mendatangkan wisatawan melalui berbagai kegiatan.
Ketua DPD GIPI DIY Bobby Ardiyanto Setyo Adji mengatakan, ketiga pokja tersebut dapat menjalankan tugasnya untuk mengisi aktivitas pariwisata selama periode low season. "Di antara ketiganya, Pokja Event menjadi produk yang cukup fleksibel mengisi kegiatan saat low season ini," katanya, Rabu (26/8/2026).
Baca Juga: Demo 27 Agustus, Ada Pergerakan Massa Jogja ke Senayan? Ini Kata Polda DIY...
Bobby menjelaskan, Pokja Event diarahkan untuk menghadirkan berbagai event yang menarik dengan mendatangkan komunitas maupun penonton, baik dari tingkat nasional maupun internasional. Pokja Pendidikan akan dioptimalkan melalui berbagai momentum, seperti wisuda, event di kampus, seminar internasional, dan kegiatan lainnya.
Adapun Pokja Kesehatan akan diarahkan pada penyelenggaraan event wellness, medical tourism, serta berbagai kegiatan pendukung health tourism yang diharapkan mampu mengisi periode low season tersebut.
"Memang sebenarnya di periode itu wisatawan mancanegara (wisman) sudah mulai menurun, bahkan wisatawan nusantara (wisnus) pun juga demikian," ujarnya.
Baca Juga: Tol Jogja-Solo Pangkas Pagar SMPN 3 Gamping, Jalan Masuk Akan Dialihkan ke Selatan
Oleh karena itu, Bobby menilai meyikapi kondisi tersebut diperlukan inovasi untuk mendongkrak pasar baru guna mengisi periode low season. Meski kondisi ekonomi dunia belum begitu baik, wisman masih terbantu oleh nilai tukar rupiah yang melemah. Sehingga kunjungan wisman masih menunjukkan peningkatan pada Juni hingga Agustus di DIY.
"Kalau wisnus, memang cukup berpengaruh dengan kondisi perekonomian yang belum stabil dan daya beli yang sedang turun," tambahnya. (cin/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita