Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Menjelajahi Wisata Sejarah,di Yogyakarta, Mengulik Kisah Candi Prambanan dan Persiapan Matang Layanan Publik Jelang Libur Sekolah 

Esty Destina Rahmadhani • Kamis, 4 Juni 2026 | 11:47 WIB
Objek Wisata Candi Prambanan. (app.pandooin.com)
Objek Wisata Candi Prambanan. (app.pandooin.com)

 
 

RADAR JOGJA - Libur sekolah semester genap tahun ajaran 2025/2026 jenjang SD, SMP dan SMA/SMK Sederajat segera tiba.

Periode libur ini diperkirakan berlangsung pada 22 Juni-3 Juli 2026.

Libur panjang menjadi momentum hangat, berkumpul dengan keluarga sekaligus merayakan momen dengan berwisata.

Salah satu tempat wisata menarik dikunjungi adalah Candi Prambanan.

Objek wisata ini memiliki daya tarik, selain dari bangunan candi yang unik dan megah, juga menyimpan sejarah tentang Kerajaan Mataram Kuno serta legenda yang menyertainnya.

Baca Juga: Utamakan Keselamatan Kerja, Mahasiswa Polbangtan Kementan Pelajari Mitigasi Risiko Kebakaran

Kisah yang paling fenomenal adalah Roro Jonggrang yang akhirnya dikutuk menjadi patung untuk melengkapi 1.000 candi.

Kisah bermula saat Roro Jonggrang harus menerima kenyataan pahit.

Ayahnya, Prabu Baka dari Kerajaan Baka dikalahkan oleh Ksatria Bandung Bondowoso dari Kerajaan Pengging.

Setelah berhasil mengalahkan ayahnya, Bandung Bondowoso jatuh cinta dengan Roro Jonggrang dan hendak menikahinya.

Karena menolak dinikahi, Roro Jonggrang memberikan syarat mustahil, untuk dibuatkan 1.000 candi dalam waktu semalam, sebelum ayam berkokok.

Syarat itu disanggupi oleh Bandung Bondowoso.

Baca Juga: Ansu Fati Umumkan Single Musik Pertamanya, Menjadi Pemain Barcelona Pertama Yang Merilis Lagu

Berkat kesaktiannya ia bersekutu dengan jin dalam proses pembuatan 1.000 candi.

Melihat kemampuan Bandung Bondowoso, Roro Jonggrang berusaha mengagalkan dengan memerintahkan dayang-dayangnya menumbuk padi dan membakar jerami agar nampak seperti fajar tiba hingga ayam mulai berkokok.

Mengetahui hal itu, Bandung Bondowoso murka.

Misi pembuatan 1.000 candi gagal seketika kurang satu candi.

Sebagai pelengkapnya maka ia pun mengutuk Roro Joggrang menjadi arca dan menempatkannya di salah satu candi.

Tepatnya di bilik atau ruangan utama bagian utara Candi Siwa.

Legenda ini begitu fenomenal dan menarik masyarakat bahkan turis untuk mengujungi objek wisata tersebut.

Baca Juga: Didier Deschamps Redam Kekhawatiran Cedera William Saliba untuk Tim Nasional Prancis Jelang Piala Dunia 2026

Candi Prambanan merupakan salah satu bentuk destinasi wisata yang menarik minat wisatawan dari berbagai daerah bahkan sampai ke mancanegara. 

Bentuk keajaiban dunia yang sudah diakui oleh UNESCO pada tahun 1991 ini sangat dijaga ketat.

Hal tersebut agar menjaga kelestarian candi yang menjadi situs bersejarah.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, turut mempersiapkan pelayanan publik di Candi Prambanan menjelang periode liburan. 

"Faktor keamanan dan kenyamanan menjadi perhatian utama seluruh pemangku kepentingan pariwisata, mulai dari sektor transportasi, destinasi wisata, hotel, restoran, hingga layanan pendukung lainnya, agar masyarakat mendapatkan pengalaman berwisata yang optimal,” kata Widiyanti dalam keterangan resmi dikutip dari Antara News.

Baca Juga: Rektor UNM: Tak Ada Alasan Meragukan Indonesia Sudah Swasembada Pangan

Strategi ini dilakukan menjelang liburan kawasan wisata yang akan ramai oleh pengunjung.

Fasilitas yang dikelola dengan matang juga menambah kesiapan dalam menerima wisatawan.

Berbagai persiapan layanan publik seperti pengisian ulang air minum, penitipan barang, pelayanan barang hilang, playground, area kesehatan, hingga ruang laktasi. 

Wisatawan dapat menikmati pemandangan Candi Prambanan dengan nyaman apabila fasilitas yang disediakan juga mampu menambah kenyamanan selama liburan.

Selain itu, adanya perawatan kebersihan dan ruang aman juga menambah minat wisatawan untuk melihat segala penjuru keindahan candi.

Melalui persiapan penerimaan wisatawan di Prambanan dapat menambah pengetahuan publik terkait keajaiban dunia yang masih ada hingga saat ini.

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#kisah candi prmabanan #liburan sekolah #Yogyakarta #layanan #wisata sejarah