Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Paling Diminati! Paket VW Short Trip Berurasi Dua Jam, Dibanderol Rp 400 Ribu: Akomodasi Wisatawan dengan Waktu Terbatas

Naila Nihayah • Senin, 18 Mei 2026 | 20:21 WIB
RAMAI: Para pengunjung dari luar daerah tampak berfoto di Lapangan Randu Alas, Tuksongo, Borobudur. (NAILA NIHAYAH/RADAR JOGJA)
RAMAI: Para pengunjung dari luar daerah tampak berfoto di Lapangan Randu Alas, Tuksongo, Borobudur. (NAILA NIHAYAH/RADAR JOGJA)

MUNGKID - Tren wisata menggunakan mobil klasik Volkswagen (VW) di kawasan Borobudur semakin meningkat. Dari tiga paket perjalanan yang ditawarkan, wisatawan lebih banyak memilih paket short trip berdurasi sekitar dua jam karena dinilai lebih fleksibel dan sesuai dengan kebutuhan.

Ketua Komunitas VW Cabrio Borobudur Prana Aji menyebut, dalam durasi yang relatif singkat, wisatawan tetap mendapatkan pengalaman lengkap. Rute short trip umumnya mengunjungi sejumlah titik di sekitar kawasan Borobudur, termasuk desa wisata dan sentra usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Paket itu biasanya mencakup dua kunjungan dan satu spot swafoto," ujarnya, Senin (18/5/2026).

Baca Juga: Terbentur Minim Pendanaan, Seniman di Jogja Suarakan Kendala Perkembangan Tari Kontemporer Jogjakarta: Belum Didukung Ruang Ekspresi dan Dokumentasi Memadai

Konsep ini, kata Aji, dirancang untuk mengakomodasi wisatawan yang memiliki waktu terbatas, namun tetap ingin menikmati suasana pedesaan dan aktivitas lokal.

"Dua jam itu cukup untuk singgah ke dua lokasi UMKM dan satu titik foto. Jadi tetap padat tapi tidak terlalu lama," katanya.

Dia menjelaskan, keberadaan VW tour juga menjadi bagian dari upaya menghidupkan ekonomi lokal. Sejak awal, komunitas VW di Borobudur berkomitmen mengintegrasikan rute perjalanan dengan kunjungan ke pelaku UMKM.

Baca Juga: Meningkat 189 Persen, 246 Ribu Penumpang Naik KAJJ selama Libur Panjang: Daop 6 Catat Pergerakan Wisatawan Didominasi Arus Kedatangan

Beberapa destinasi yang kerap disinggahi antara lain sentra rengginang di Wanurejo hingga perajin gula kelapa di Karangrejo. Kehadiran wisatawan melalui paket VW dinilai turut meningkatkan kunjungan dan penjualan produk lokal. "Kami memang punya komitmen mendukung UMKM," bebernya.

Pola kunjungan wisatawan juga mengalami perubahan. Pada hari biasa, wisata berbasis grup lebih mendominasi, bahkan bisa melibatkan puluhan unit VW dalam satu keberangkatan.

"Kalau hari biasa itu grup, bisa 30 sampai 40 mobil sekali jalan karena gabungan komunitas," imbuhnya.

Baca Juga: DPRD Gunungkidul Terus Godok Raperda Penyelenggaraan Reklame, Sebut Penataan Tak Boleh Sporadis

Sebaliknya, saat akhir pekan, wisata lebih didominasi oleh keluarga dengan jumlah kendaraan lebih sedikit, namun frekuensi perjalanan lebih sering. Dia mencontohkan, dalam satu hari bisa dua sampai tiga kali jalan, meskipun mobilnya cuma empat atau lima.

Untuk mengakomodasi permintaan yang fluktuatif, lanjut Aji, komunitas VW menerapkan sistem giliran antaranggota. Saat ini, Komunitas VW Cabrio Borobudur memiliki sekitar 54 unit kendaraan yang dikelola bersama.

Setiap pemesanan akan dialokasikan berdasarkan daftar antrean anggota, sehingga peluang mendapatkan penumpang relatif merata. "Semua anggota kebagian, walaupun tidak bisa sama persis. Tapi kita atur supaya adil," paparnya.

Baca Juga: Driver Online Khawatir Perpres Baru Picu Perjanjian Sepihak, Audiensi Digelar dengan DPRD DIY Bahas Dugaan Pelanggaran Regulasi

Selain short trip berdurasi dua jam dengan tarif sekitar Rp 400 ribu, tersedia juga paket lain seperti medium trip selama tiga jam seharga Rp 550 ribu dan long trip lima jam seharga Rp 700 ribu.

Untuk pengalaman berbeda, wisatawan juga dapat memilih paket sunrise yang mengarah ke titik-titik populer, seperti Punthuk Setumbu dan Enam Langit. (aya/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Paket VW #short trip #kawasan Borobudur #fleksibel #Wisatawan