Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Lebaran di Candi, InJourney Proyeksikan 137 Ribu Wisatawan Padati Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko

Naila Nihayah • Jumat, 13 Maret 2026 | 09:10 WIB

Wisatawan memadati Candi Borobudur
Wisatawan memadati Candi Borobudur

 

MUNGKID - PT Taman Wisata Borobudur menargetkan kunjungan wisatawan sekitar 83 ribu orang selama masa puncak libur Lebaran 2026. Target tersebut diproyeksikan meningkat sekitar lima persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

 

Direktur Operasi PT Taman Wisata Borobudur, Supriadi Jufri mengutarakan, peningkatan jumlah kunjungan diperkirakan terjadi selama sembilan hari masa libur Lebaran.

"Target kunjungan sekitar 83 riby orang selama sembilan hari masa peak season Lebaran," katanya, Kamis (12/3).

 Baca Juga: Meski Lebih Suka Bermain di Sayap Kanan, Riyatno Abiyoso Kini Nyetel di Sayap Kiri PSIM Jogja Berkat Pelatih Van Gastel

Periode kunjungan tersebut diperkirakan berlangsung mulai sekitar 20 atau 21 Maret. Dia menyebut, target itu lebih tinggi dibandingkan capaian tahun lalu yang berada di kisaran 78 ribu pengunjung selama masa libur Lebaran.

 

Untuk menarik minat wisatawan, pengelola menyiapkan berbagai kegiatan dan atraksi wisata selama masa liburan. Satu program yang disiapkan adalah pertunjukan kesenian yang akan digelar di kawasan wisata.

Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati berbagai sajian kuliner dalam program Pasar Medang, yang menghadirkan aneka makanan khas.

 Baca Juga: Agar Tak Terjebak Macet, Dishub Bantul Siapkan Jalur Alternatif Mudik Lebaran: Ini Rutenya!

Atraksi tersebut dijadwalkan mulai digelar pada hari kedua Lebaran. Program ini diharapkan dapat memberikan pengalaman wisata yang lebih beragam bagi pengunjung yang datang selama libur Idulfitri.

 

Dari sisi harga tiket, pengelola memastikan tidak ada perubahan untuk tiket masuk kawasan pelataran candi. Harga tiket masuk ke area pelataran tetap Rp 50 ribu per orang selama periode libur Lebaran.

 

Namun, pengelola memberikan promo khusus bagi wisatawan yang ingin naik hingga ke struktur candi. "Untuk yang ingin naik ke candi ada promo upgrade. Dari harga normal Rp 150 ribu menjadi Rp 135 ribu," ujar Jufri.

 Baca Juga: Modus Beli Upal via Internet, Remaja di Borobudur Tukar Rp 400 Ribu Jadi Rp 1,85 Juta

Promo tersebut, kata dia, ditujukan bagi pengunjung yang sebelumnya hanya membeli tiket masuk pelataran dan ingin meningkatkan pengalaman wisata dengan naik hingga ke bagian candi.

 

Pada masa libur Lebaran, pengelola memperkirakan mayoritas pengunjung akan berasal dari wisatawan domestik. Hal ini berbeda dengan periode liburan lainnya yang biasanya diwarnai oleh kunjungan wisatawan mancanegara.

 

Jufri mengatakan, wisatawan asing umumnya tidak terlalu tertarik mengunjungi destinasi wisata yang sedang sangat ramai. "Kalau Lebaran biasanya lebih didominasi wisatawan nusantara. Wisatawan mancanegara biasanya kurang tertarik dengan kondisi yang terlalu padat," paparnya.

 Baca Juga: Bupati Kulon Progo Pantau Langsung Penyaluran THR Karyawan Pabrik Rokok Pastikan Hak Pekerja Tersalurkan jelang Lebaran

Meski demikian, pengelola tetap memantau perkembangan jumlah wisatawan mancanegara, terutama yang dipengaruhi kondisi global. Jufri mengatakan, adanya ketegangan geopolitik di sejumlah kawasan dunia berpotensi memengaruhi mobilitas wisatawan internasional.

 

Selain itu, sejumlah penerbangan internasional juga dilaporkan mengalami pengurangan frekuensi. "Data sementara menunjukkan jumlah penerbangan memang menurun, sehingga kemungkinan jumlah wisatawan mancanegara juga ikut turun," lontarnya.

 

Namun demikian, pengelola masih menunggu perkembangan situasi karena dalam beberapa kasus kondisi geopolitik justru dapat memicu pergerakan wisatawan ke kawasan lain.

 Baca Juga: Pecinta Hewan di Gunungkidul Kini Tak Harus Turun ke Jogja, Cukup Rp 9 Ribu untuk Cegah Anabul dari Penyakit Menular Zoonosis

Sementara itu, terkait kesiapan infrastruktur, kapasitas parkir di kawasan masih cukup untuk menampung kendaraan pengunjung. Area parkir tersebut diperkirakan mampu menampung sekitar 500 kendaraan roda empat maupun roda dua.

 

Direktur Komersial InJourney Destination Management, Gistang Panutur menyebut, 'Lebaran di Candi' menjadi tagline untuk menyambut libur Idulfitri tahun ini. Konsep itu dirancang untuk menghadirkan pengalaman wisata yang lebih bermakna bagi pengunjung, mulai dari kegiatan keluarga, aktivitas anak-anak, hingga wisata kuliner.

 

"Kami ingin menghadirkan perjalanan wisata yang tidak hanya menarik tetapi juga memberikan pengalaman yang lebih bermakna bagi keluarga," ujar Gistang.

 

Selama periode 20 hingga 29 Maret, pengelola menargetkan total kunjungan sekitar 137 ribu wisatawan di sejumlah destinasi. Rinciannya, sekitar 83 ribu pengunjung ditargetkan datang ke Candi Borobudur, sekitar 127 ribu pengunjung ke Candi Pramnanan, dan sekitar 7.300 wisatawan ke Ratu Boko.

 Baca Juga: Usia Konstruksi hingga Puluhan Tahun Picu Kerusakan Jalan di Sleman, Pemkab Prioritaskan Perbaikan dengan Tingkat Kerusakan Berat

Selain itu, pertunjukan teater di kawasan wisata juga ditargetkan menarik sekitar 4.000 hingga 4.500 penonton selama periode libur Lebaran. Menurut Gistang, angka tersebut menunjukkan peningkatan dibandingkan periode libur Lebaran tahun sebelumnya.

 

"Kami sudah mengkalkulasi lonjakan pengunjung dan menyiapkan berbagai fasilitas, termasuk tambahan area parkir untuk mengantisipasi kepadatan," terangnya.

 

Dengan berbagai persiapan tersebut, dia berharap, kawasan wisata Borobudur dan destinasi sekitarnya dapat menjadi satu tujuan utama masyarakat dalam menghabiskan masa libur Lebaran tahun ini. (aya)

Editor : Heru Pratomo
#candi #Borobudur #prambanan #Magelang #PT Taman Wisata Borobudur #Boko #in journey #Pasar Medang #idulfiri #Wisatawan #tiket #lebaran