KULON PROGO – Paket wisata ke desa wisata di Kulon Progo makin diminati. Seperti kunjungan ke Desa Wisata Sengajih di Hargotirto, Kokap, Kulon Progo yang sudah dipesan hingga sebulan ke depan.
"Segajih bahkan sudah fully booked untuk satu bulan ke depan, kebanyakan anak sekolah," ungkap Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo Sutarman, Senin (19/1).
Menurut dia, kunjungan ke Desa Wisata Segajih memang didominasi paket pelajar. Mereka akan belajar langsung tradisi di desa tersebut.
Dalam sekali kunjungan terdapat 250 pengunjung. Tak hanya selama sehari, kunjungan wisatawan cenderung menginap karena mengambil paket live in.
Sutarman menjelaskan, saat ini terdapat 29 desa wisata di Bumi Binangun. Namun, hanya 10 desa wisata yang masuk kategori mandiri. "Baru sekitar 8-10 desa wisata kategori mandiri, dengan kunjungan aktif," ucap Sutarman,
Sutarman menjelaskan, beberapa desa wisata seperti Segajih, Tinalah, Widosari, hingga Nglinggo kerap jadi langganan wisatawan luar daerah.
Sutarman menyampaikan, desa wisata diharapkan memanfaatkan potensi terdekat mereka. Tentu unsur terdekat harus memiliki aspek keunikan. Dari situlah, desa wisata dapat mengembangkannya ke arah paket wisata.
"Tentu itu jadi PR kami, kami menyiapkan beberpa program sebagai solusi desa wisata," ungkapnya.
Dispar Kulon Progo sudah menyiapkan program untuk menjawab permasalahan desa wisata. Masalah promosi akan dijawab melalui program website khusus pariwisata.
Di samping itu, program open trip akan digalakkan dengan tujuan desa wisata.
Sebelumnya, Wakil Menteri Pariwisata RI Ni Luh Puspa meninjau perkembangan Desa Wisata Segajih, Minggu (18/1).
Pada kesempatan itu, wamenpar menegaskan kementerian mengupayakan pengembangan desa wisata. "(Tahun) 2026, desa wisata menjadi prioritas kami," ungkapnya. (gas/pra)
Editor : Heru Pratomo