JOGJA- Pergerakan masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) saat libur panjang peringatan Isra Mi'raj pekan ini mengalami peningkatan.
Hal tersebut bisa dilihat dari data penumpang Kereta Api (KA) maupun dari okupansi hotel di DIY.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY Deddy Pranowo Eryono mengatakan adanya peningkatan okupansi hotel yang cukupsignifikan di momen libur panjang pekan ini.
Dari seluruh hotel di DIY rata-rata okupansinya mencapai 85 persen mulai tanggal 15 hingga 17 Januari.
"Ini di luar perkiraan target kita sebesar 80 persen,' ujarnya saat dihubungi melalui saluran telefon, Minggu (18/1).
Menurutnya, okupansi tertinggi hotel di DIJ terjadi pada Jumat (16/1). Mayoritas wisatawan yang datang berasal dari Jawa Tengah, DKI Jakarta, Jawa Barat. Mereka mendomminasi angka menginap di hotel -hotel DIJ.
"Mulai Minggu (18/1) itu sudah turun lagi rata-rata 20 hingga 40 persen," bebernya.
Walaupun meningkat, ia mengaku masih ada tantangan yang belum bisa diselesaikan yakni terkait dengan merebaknya huniann atau penginapan ilegal di DIY.
Wisatawan cenderung memilih menginap di penginapan tak memiliki izin hotel seperti di home stay, kos harian, apartemen, villa yang semuanya tidak membayar pajak.
"Harganya memang lebih murah di sana, tapi kan ilegal," tandasnya.
Masalah tersebut bertahun-tahun telah terjadi. Tahun ini, lanjutnya, tambah lebih marak dengan jumlah kos harian yang semakin menjamur.
Perizinan dan pembayaran pajak setiap hunian harus diurus. Itu meruapakan bentuk keadilan dan tidak membeda-bedakan.
"Pendapatan Asli Daerah (PAD) nya kan berpotensi hilang," tegasnya.
Adanya peningkatan pergerakan manusia di momenb libur panjang pekan ini juga dapat dilihat dari data arus balik penumpang KA di sejumlah stasiun wilayah Daop 6 Jogja.
Manager Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih mencatat ada sebanyak 30.156 penumpang yang berangkat pada Minggu (18/1).
Baca Juga: Prediksi Aston Villa vs Everton Premier League Minggu 18 Januari Kick Off 23.30 WIB, H2H dan Susunan Pemain, Siapa Pemenangnya?
"Arus balik long weekend ada peningkatan volume penumpang hingga 68% dibandingkan weekend biasanya khususnya Stasiun Jogjakarta," ujarnya.
Sebanyak 16.863 penumpang berangkat dari Stasiun Jogjakarta. Kemudian penumpang yang tiba tercatat sebanyak 10.270.
Stasiun Lempuyangan memberangkatkan sebanyak 6.122 pelanggan dan menerima kedatangan sebanyak 3.769. Stasiun Solobalapan memberangkatkan sebanyak 3.483 pelanggan dan menerima kedatangan sebanyak 3.069 pelanggan.
"Stasiun Klaten memberangkatkan sebanyak 982 pelanggan dan menerima kedatangan sebanyak 742 pelanggan.
Stasiun Wates memberangkatkan sebanyak 453 pelanggan dan menerima kedatangan sebanyak 436 pelanggan. Sisanya dari stasiun lainnya di wilayah Daop 6 Jogjakarta," jelasnya. (Oso)
Editor : Bahana.