MUNGKID - Pemkab Magelang akhirnya memberikan solusi sementara bagi pedagang di kawasan Candi Mendut. Dengan memberlakukan diskon tarif tiket masuk Candi Mendut sebesar 50 persen mulai Jumat (16/1).
Kebijakan ini diterapkan selama proses pemugaran candi berlangsung, yang diproyeksikan berjalan hingga 2027.
Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata, Disparpora Kabupaten Magelang Arif Rahman mengatakan, kebijakan diskon diambil untuk menjaga minat kunjungan wisatawan di tengah keterbatasan akses dan kenyamanan akibat pemugaran.
"Karena kondisinya masih dalam pemugaran, MCB bersama pemerintah daerah sepakat memberikan dispensasi penurunan tiket sebesar 50 persen," kata Arif, Jumat (16/1).
Diskon ini berlaku hingga seluruh proses pemugaran Candi Mendut dinyatakan selesai. Dia menjelaskan, pemugaran Candi Mendut merupakan proyek jangka panjang yang telah disosialisasikan sebelumnya dan dilaksanakan dalam tiga tahap hingga 2027.
"Bahkan saat ini pun masih dalam masa pemugaran karena belum selesai 100 persen," ujarnya.
Tahap lanjutan pemugaran, lanjut Arif, termasuk rencana pemasangan struktur pelindung permanen menyerupai atap, seperti yang telah diterapkan di Candi Pawon.
Namun, waktu pasti pelaksanaan tahap tersebut masih menunggu perkembangan teknis di lapangan.
Selama masa diskon, tarif tiket masuk Candi Mendut ditetapkan menjadi Rp 5.500 untuk pengunjung dewasa, Rp 3.000 untuk anak-anak, dan Rp 15.500 bagi wisatawan mancanegara.
Selain itu, pengelola juga menyediakan tiket terusan Candi Mendut-Candi Pawon dengan tarif Rp 7.000 untuk dewasa, Rp 4.000 untuk anak-anak, dan Rp 20.500 bagi wisatawan asing.
Menurut Arif, kebijakan ini tidak hanya menyasar peningkatan jumlah kunjungan, tetapi juga sebagai upaya menjaga perputaran ekonomi masyarakat sekitar.
Khususnya para pedagang yang terdampak langsung oleh berkurangnya aktivitas wisata selama pemugaran. "Kalau masih ada wisatawan yang datang, pedagang tetap bisa berjualan dan memperoleh penghasilan," lontarnya. (aya/pra)
Editor : Heru Pratomo