Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Menjelajahi Pictniq Destinasi Wisata Baru di Bukit Patuk Gunungkidul, Sensasi Keliling Dunia dalam Sehari

Yusuf Bastiar • Minggu, 4 Januari 2026 | 05:05 WIB

 

 

 

Wisatawan sedang berfoto di kawasan destinasi wisata buatan Pictniq pada Jumat (2/1).
Wisatawan sedang berfoto di kawasan destinasi wisata buatan Pictniq pada Jumat (2/1).

Destinasi wisata baru bertajuk Pictniq resmi bertengger di kawasan perbukitan Patuk sejak Rabu lalu (31/12). Mengusung konsep berkeliling dunia dalam satu hari, kawasan wisata ini menawarkan pengalaman visual lintas negara melalui replika landmark ikonik dunia yang disajikan dalam satu lokasi.

Direktur Pictniq Antonius Herwanto menjelaskan, operasional wahana permainan di Pictniq masih tergolong baru. Selama dua pekan pertama, pengelola masih melakukan eksplorasi dan penyempurnaan layanan, seiring selesainya tahapan pembangunan awal.

“Awalnya Pictniq hanya menghadirkan spot foto, resto, dan kafe. Untuk wahana permainan dan cinema baru berjalan sekitar dua minggu terakhir, karena progres pembangunannya memang baru rampung menjelang grand opening,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya pada Jumat siang, (2/1).

Saat ini, Pictniq menghadirkan sedikitnya delapan titik destinasi perwakilan negara yang dapat dinikmati pengunjung. Di antaranya replika Colosseum dari Italia, Big Ben London, Menara Pisa, Menara Eiffel Prancis, Santorini Yunani, Cappadocia Turki, Merlion Singapura, hingga nuansa Jepang dan ikon Jembatan San Francisco Amerika Serikat. Seluruh spot tersebut dirancang sebagai latar foto tematik.

“Dalam satu hari, pengunjung bisa mendapatkan banyak latar foto dari berbagai negara. Untuk tiket weekday Rp 35 ribu, bisa menikmati delapan spot negara tanpa batasan waktu. Menurut kami ini cukup sepadan,” tutur Antonius.

Menjawab masukan pengunjung yang menginginkan lebih dari sekadar wisata foto, pengelola mulai menambahkan sejumlah wahana permainan. Saat ini tersedia wahana mini car untuk anak-anak, cinema 7 dimensi, serta permainan ketangkasan seperti basket, tinju, dan permainan pukul.

Namun, pengembangannya masih bertahap karena keterbatasan ruang di area taman. “Ke depan masih akan ada pengembangan lanjutan, terutama untuk wahana permainan anak,” imbuhnya.

Wisatawan sedang berfoto di kawasan destinasi wisata buatan Pictniq pada Jumat (2/1).
Wisatawan sedang berfoto di kawasan destinasi wisata buatan Pictniq pada Jumat (2/1).

Dari sisi fasilitas, Pictniq mengedepankan konsep ramah difabel. Seluruh area dapat diakses kursi roda, mulai dari pintu masuk hingga keluar kawasan. Pengelola juga menyediakan kursi roda gratis bagi lansia atau pengunjung yang membutuhkan.

“Kami juga melengkapi fasilitas umum seperti toilet, shower terpisah laki-laki dan perempuan, serta dua mushola yang tersebar di area atas dan bawah,” jelas Antonius.

 Baca Juga: Waspada! Prediksi BMKG Siklon Tropis Iggy dan Hayley Picu Cuaca Ekstrem di Seluruh Wilayah DIY

Sementara itu, Presiden Direktur Pictniq Yudi Harsono menambahkan, selain fokus pada pengembangan bisnis pariwisata, pihaknya juga mengedepankan aspek sosial.

Pictniq berkomitmen memberikan layanan tiket masuk dan wahana permainan gratis bagi anak-anak yatim piatu.

Saat ini, kata dia, pembangunan Pictniq baru menyelesaikan tahap pertama yang berfokus pada spot foto.  “Pengembangan tahap kedua, khusus untuk area permainan anak, dijadwalkan mulai diproses perizinannya pada tahun ini,” tuturnya.

Ia berharap destinasi ini dapat menjadi ikon wisata baru bertajuk “Top of Jogja”, sekaligus memberikan kontribusi bagi pendapatan asli daerah serta mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan.

Ia menyebut, tak hanya menyuguhkan spot foto buatan, Pictniq juga mengandalkan panorama alam. Dari kawasan ini, lanjut dia, pengunjung dapat menikmati city light Yogyakarta, Sleman, dan Bantul.

“Saat cuacanya cerah pemandangan tiga puncak gunung sekaligus dapat dilihat, mulai dari Merapi, Sindoro hingga Merbabu,” tuturnya. (bas/pra)

Editor : Heru Pratomo
#Bukit Patuk #spot foto #colosseum #Gunungkidul #Wisata #Top of Jogja #Cappadocia #Pictniq #Santorini Yunani #city light Yogyakarta #menara pisa