Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Biasa Kena Polusi dan Macet, Warga Jakarta Terhibur dengan Pemandangan Kabut di Ketep Pass

Naila Nihayah • Jumat, 26 Desember 2025 | 10:30 WIB

Wisatawan tampak menikmati panorama alam di Ketep Pass Magelang, Kamis (25/12).
Wisatawan tampak menikmati panorama alam di Ketep Pass Magelang, Kamis (25/12).



MUNGKID - Sejumlah destinasi wisata alam mulai menunjukkan tren peningkatan kunjungan sejak sepekan terakhir, selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Satu di antaranya Ketep Pass yang menjadi magnet wisatawan yang ingin menikmati panorama pegunungan dan suasana alam terbuka.

Daya tarik wisata alam Magelang juga dirasakan langsung oleh wisatawan. Sihabuddin, 47 wisatawan asal Jakarta Utara mengaku sengaja memilih destinasi alam sebagai pelarian dari hiruk pikuk kota besar. Ketep Pass menjadi salah satu tujuan utama dalam agenda liburan keluarganya tahun ini.

Baca Juga: Tiga Bebas, 96 Lainnya Dapat Remisi: Warga Binaan Permasyarakatan DIY Dapat Keringanan Hukuman Khusus Perayaan Natal

"Wisatawan itu butuh tantangan dan suasana yang alami. Di sini ada Gunung Merapi, Gunung Merbabu, pemandangannya indah sekali," ujarnya sembari menikmati panorama yang diselimuti kabut, Kamis (25/12).

Meski pemandangan sempat tertutup kabut, dia menilai, suasana alami justru menjadi nilai lebih. Menurutnya, pengalaman tersebut sangat berbeda dibanding kehidupan sehari-hari di Jakarta yang penuh kemacetan dan polusi.

"Ini sesuatu yang beda dari Jakarta. Kabutnya alami, pemandangannya langsung dari alam. Buat kami ini menyegarkan," ungkapnya.

Baca Juga: Program MBG di Bantul Tetap Jalan selama Libur Sekolah, SMPN 2 Kretek Siapkan Pelayanan Antar dan Titip

Ketertarikan Sihabuddin ke Ketep Pass bermula dari media sosial. Anaknya kerap melihat konten wisata Magelang di media sosial, lalu merencanakan perjalanan sejak jauh hari, termasuk memesan paket wisata VW.

Kepala Bagian Pemasaran dan Promosi Ketep Pass Magelang Edwar Alfian menyebut, lonjakan kunjungan mulai terasa sejak 20 Desember.

Meski belum terjadi ledakan pengunjung, jumlah wisatawan yang datang sudah meningkat hampir dua kali lipat dibanding hari biasa. "Per harinya mendekati 1.000 orang. Kalau hari biasa sekitar 200 sampai 300 pengunjung," kata Edwar di Ketep Pass.

Baca Juga: Puluhan Tahun Jual Trompet, Suradi Tetap Bertahan di Momen Natal dan Tahun Baru

Menurutnya, situasi lalu lintas di wilayah Magelang yang masih relatif lancar menjadi indikasi bahwa arus wisatawan belum mencapai puncak. Hal serupa juga terjadi di kawasan Borobudur yang hingga 25 Desember masih terpantau landai tanpa kemacetan berarti.

"Hari ini masih landai, belum rame banget. Kemungkinan wisatawan baru benar-benar datang mendekati malam tahun baru," ujarnya.

Secara historis, puncak kunjungan wisata di Ketep Pass justru terjadi pada 1 Januari. Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah wisatawan pada tanggal tersebut kerap menembus angka 3.000 orang.

Baca Juga: Dari View Sawah hingga Merapi, 5 Spot Staycation Ini Hadirkan Suasana Pedesaan Yogyakarta yang Syahdu

Faktor cuaca menjadi satu variabel yang cukup memengaruhi minat kunjungan wisata alam. Dalam beberapa hari terakhir, kawasan Magelang dan sekitarnya kerap diguyur hujan, disertai kabut tebal yang naik turun di kawasan pegunungan.

"Cuaca ini timbul tenggelam. Kadang hujan terus, kadang cerah. Ini sangat berpengaruh untuk wisata alam. Tapi justru bagi sebagian wisatawan, kabut juga jadi daya tarik tersendiri," tambahnya. (aya/pra)

Editor : Heru Pratomo
#gunung Merbabu #Magelang #macet #Gunung Merapi #vw #kabut #Wisata #jakarta #ketep pass