MUNGKID — Menjelang musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), pengelola objek wisata Ketep Pass mulai mempersiapkan sejumlah fasilitas dan langkah antisipasi kenaikan jumlah pengunjung. Meski tanpa gelaran acara malam pergantian tahun, pengelola optimistis jumlah wisatawan akan meningkat dibanding hari normal.
Direktur Ketep Pass Magelang Miftahudin mengatakan, persiapan menjelang libur akhir tahun sudah dilakukan sejak beberapa pekan lalu. Terutama untuk memastikan kenyamanan dan keamanan wisatawan.
Beberapa fasilitas dibenahi, termasuk skywalk, toilet umum, hingga menara langit.
"Tidak ada kegiatan spesial pada malam tahun baru, tetapi fasilitas sudah kami siapkan agar pengunjung lebih nyaman. Perbaikan fasilitas sudah rampung," ujarnya saat ditemui, Selasa (2/12).
Meski menjadi salah satu lokasi favorit menikmati panorama Merapi–Merbabu saat pergantian tahun, Ketep Pass tahun ini tidak akan dibuka hingga malam. Hal itu dilakukan karena manajemen fokus pada agenda lain, sehingga operasional objek wisata Ketep Pass pada 31 Desember akan tetap ditutup pukul 17.00.
Dengan potensi lonjakan wisatawan pada 1 Januari 2026, pengelola bersama kepolisian, Koramil, dan stakeholder lokal telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas. Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, kepadatan kendaraan kerap terjadi di jalur menuju kawasan wisata.
Baca Juga: BPBD Gunungkidul Siapkan 760 Juta untuk Penanganan Bencana Selama Status Siaga Darurat Hidrometeorologi Basah
Pengelola juga telah menyiapkan pos-pos pengamanan dan komunikasi intensif dengan Polsek serta Koramil. "Kami juga membuka jalur alternatif untuk mengantisipasi kemacetan," jelasnya.
Meski demikian, dia memastikan, belum ada penambahan lahan parkir baru. Penataan area parkir akan memaksimalkan ruang yang sudah ada di dalam kawasan Ketep Pass.
Pada 1 Januari, jam operasional dibuka lebih pagi dari biasanya. "Untuk hari pertama tahun baru nanti kemungkinan kami buka pukul 05.30 agar wisatawan bisa menikmati panorama sunrise," katanya.
Baca Juga: Rekomendasi Hobi untuk Usia Middle Age atau Pra Lansia, Bantu Jaga Kesehatan Fisik dan Mental
Sementara itu, Kepala Bagian Pemasaran dan Promosi Ketep Pass Magelang Edwar Alfian mengungkapkan, tren kunjungan wisata sepanjang 2025 menurun drastis dibanding 2023 yang mencatat kunjungan tertinggi setelah pandemi.
Penurunan tersebut dipengaruhi sejumlah faktor dari luar manajemen pariwisata daerah, terutama kebijakan pemerintah mengenai larangan study tour dan efisiensi kegiatan instansi. Sebelum kebijakan tersebut berlaku, rombongan sekolah dan acara kedinasan memberi kontribusi signifikan terhadap kunjungan destinasi.
Baca Juga: Viral, Banyak Sampah Berserakan di Pantai Parangtritis hingga Depok
Meski tanpa agenda khusus tahun baru, manajemen tetap memasang target kunjungan ambisius. Dalam periode liburan, pihak Ketep Pass menargetkan 2.000 hingga 5.000 pengunjung per hari. "Semoga di puncak liburan nanti bisa penuh. Kami optimistis libur tahun baru ini mendongkrak kunjungan," bebernya.
Dengan kesiapan fasilitas dan koordinasi sistem pengamanan, dia berharap, kunjungan wisatawan berlangsung lancar dan memberikan pengalaman yang nyaman. (aya)