Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Menikmati Sensasi Hangat hingga Tenangnya Alam Pemandian Air Hangat Tirta Sambara Tempuran Magelang

Naila Nihayah • Minggu, 30 November 2025 | 13:00 WIB

BERENDAM: Pengunjung tampak menikmati sensasi berendam di pemandian air hangat Tirta Sambara, Tempuran, Jumat (28/11).
BERENDAM: Pengunjung tampak menikmati sensasi berendam di pemandian air hangat Tirta Sambara, Tempuran, Jumat (28/11).


MUNGKID - Kabupaten Magelang bukan hanya tentang Candi Borobudur, pegunungan, atau desa-desa wisata. Di sudut Kecamatan Tempuran, ada sebuah destinasi yang menawarkan keheningan, terapi alami, dan atmosfer rileks, yaitu Pemandian Air Hangat Tirta Sambara.

Pengunjung asal Kota Magelang, Liza Erlina mengaku, pemandian Tirta Sambara bersih, tidak licin, dan kolamnya tertata. Ada yang dangkal, ada untuk terapi jalan, ada untuk berenang. "Dan yang paling menyenangkan, semuanya dalam satu area. Tidak berantakan," lontarnya, Jumat (28/11).

Tidak sendirian, Liza datang bersama kelompok lansia setiap Jumat pagi, rutin selama lebih dari setahun. Mereka datang pukul 08.30, berendam, lalu senam air bersama. Dia menyebut, Tirta Sambara mungkin cocok disebut sanctuary for recovery, tempat penyembuhan sederhana bagi tubuh yang letih.

Baca Juga: Siap Beroperasi, Objek Wisata Paralayang Giri Sembung Menelan Anggaran Rp 2,7 Miliar

Jalan menuju lokasi ini melewati desa-desa tenang. Tidak ada hiruk-pikuk kota, hanya hamparan sawah dan udara yang lembap. Di balik ketenangan itu, mengalir cerita panjang tentang sebuah sumber air panas alami yang diyakini warga telah ada sejak ratusan tahun silam.

Air berasal dari pancuran alami di tepi sungai kecil dengan kandungan mineral yang diyakini bermanfaat bagi kesehatan. Konon katanya, air panas itu ditemukan warga ketika membuat sumur bor untuk kebutuhan rumah. Alih-alih air konsumsi, justru yang keluar adalah air panas dengan kandungan garam, magnesium, hingga kalium.

Seiring waktu, lokasi tersebut berkembang menjadi beberapa titik pemandian yang dikelola warga. Tirta Sambara kemudian hadir pada 2021 dan mulai beroperasi penuh pada 2023, setelah melalui survei terkait potensi wisata dan keunikan fenomena geologi di area tersebut.

Pengelola Tirta Sambara, Jokowi Seno mengutarakan, pemandiannya bukan bukan sebagai pemandian biasa. Tetapi sebagai destinasi dengan konsep modern, bersih, sehat, dan ramah keluarga.

Baca Juga: Wisata Punthuk Kepuh, Destinasi Perbukitan di Gunungkidul Tawarkan Wellness Tourism Wisatawan Diajak Ronda dan Ngobrol di Gardu

Mengusung konsep modern dan ramah keluarga, destinasi ini menyediakan fasilitas restoran, ruang tunggu, area karaoke, loker, hingga pelampung gratis. Luas kolam mencapai 2.000 meter persegi dengan kedalaman bertingkat, mulai dari 40 sentimeter hingga 160 sentimeter.

Berbeda dengan pemandian air panas yang buka 24 jam, Tirta Sambara mematikan operasional malam hari. Air dibiarkan 'tidur' sejenak. Upaya itu dilakukan untuk memberikan waktu bagi endapan mineral turun ke dasar sebelum petugas kembali membersihkan kolam pukul 03.00. "Mulai pukul 03.00 dilakukan pembersihan dengan vakum. Kami ingin ketika dibuka pukul 06.00 air benar-benar bersih," jelasnya..

Hasilnya terasa. Airnya bening, tidak licin, tidak berbau. DLH Kabupaten Semarang sempat menguji kualitas air ini dan memberikan nilai 0,2 dari skala toleransi 3. Sebuah angka yang membuat banyak pengunjung percaya, ini bukan pemandian biasa.

Baca Juga: Pilihan Tempat Wisata Murah di Sleman, Yuk Nikmati Sunrise di Bukit Klangon Cangkringan

Harga tiket masuk pun cukup ekonomis karena dipatok Rp 15 ribu untuk dewasa dan Rp 10 ribu untuk anak-anak. Dengan promo khusus guru yang bisa masuk gratis dalam kunjungan rombongan sekolah.

Destinasi ini mencatat kunjungan tertinggi saat akhir pekan, dengan jumlah wisatawan dapat mencapai 1.000 orang per hari. Namun di hari biasa, suasananya lebih tenang. Cocok bagi mereka yang ingin menyepi dari rutinitas.

Saat ini ada 20 warga lokal bekerja sebagai staf pelayanan, barista, hingga tim kebersihan. Tirta Sambara tidak berhenti di kolam dan restoran. Pengelola sedang menyiapkan sejumlah fasilitas baru, termasuk area kuliner yang berkolaborasi dengan UMKM lokal.(aya/pra)

Editor : Herpri Kartun
#Borobudur #Magelang #tempuran #pemandian air hangat