Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Menelusuri Wisata Bojong Asri dengan Panorama Sungai Opak: Hadirkan Kano, Jadi Destinasi Pembeda di Wilayah Parangtritis

Cintia Yuliani • Minggu, 16 November 2025 | 14:00 WIB

 

BERWISATA: Wisatawan sedang menaiki kano di Wisata Bojong Asri.
BERWISATA: Wisatawan sedang menaiki kano di Wisata Bojong Asri.

BANTUL - Wisata Bojong Asri terus berkembang sebagai salah satu destinasi wisata alam unggulan di wilayah Parangtritis. Berada di tepi Sungai Opak dengan latar megah Jembatan Kretek II, kawasan ini menawarkan berbagai aktivitas outdoor seperti outbound, camping ground, dan wisata kano.

Terbaru, pengelola juga menambah fasilitas homestay untuk menunjang kebutuhan pengunjung.

Ketua Kelompok Wisata Bojong Asri Suryanto, 58, mengatakan homestay saat ini masih dalam tahap penyempurnaan.

Meski sederhana, fasilitas yang tersedia sudah dapat digunakan untuk menginap, rapat, maupun acara makan bersama.

“Kipas angin, toilet. extra bed lima. Karena masih baru,” ujarnya saat ditemui di tempat Wisata Bojong Asri Jumat (14/11/2025). 

Pembangunan homestay dimulai sejak September 2025. Walaupun belum rampung, beberapa wisatawan kategori rombongan sudah memanfaatkannya untuk acara dengan kapasitas hingga 80–100 orang.

Untuk tarif sewa, pertemuan hingga pukul 12.00 dikenakan biaya Rp 300 ribu. Sedangkan untuk paket sehari semalam, tarif berkisar Rp 1 juta tergantung fasilitas yang digunakan.

Selain homestay, aktivitas outbound menjadi kegiatan yang paling diminati. Tarif paket outbound dipatok Rp 10 ribu per anak.

Untuk kegiatan camping, biaya sewa lokasi sebesar Rp 15 ribu per anak. Sementara tenda disewakan terpisah, tenda kapasitas lima orang Rp 125 ribu dan tenda tiga orang Rp 75 ribu, sudah termasuk pemasangan, pembongkaran, serta matras.

“Kalau butuh listrik juga kita siapkan,” kata Suryanto.

Baca Juga: Dua Laga Kandang Terakhir PSIM Sepi Penonton, Van Gastel Memahami dan Harap Tren Berubah saat Akhir Pekan

Wahana kano juga tersedia meski hanya tiga unit. Tarif bermain kano Rp 15 ribu per orang.

Jika ingin durasi lebih lama, tarifnya naik menjadi Rp 25 ribu hingga Rp 35 ribu, tergantung lamanya waktu bermain. “Rata-rata ambil Rp 25 ribu, sekitar sejam,” jelasnya.

Menurut Suryanto, Wisata Bojong Asri buka ketika ada pemesanan. Karena itu, pengunjung disarankan menghubungi pengelola sebelum datang.

“Kalau dadakan kadang nggak bisa. Kuncinya kan saya yang pegang,” terangnya.

Fasilitas permainan anak sebelumnya pernah tersedia, namun kini tersisa satu kolam kecil yang masih bisa digunakan.

Mayoritas pengunjung datang untuk malam keakraban, kegiatan komunitas motor dan mobil, acara makan bersama, hingga rapat.

Saat ada event, warga sekitar biasanya membuka lapak makanan ringan.

Kawasan Wisata Bojong Asri berdiri di atas lahan 1,5 hektare yang dikelola sepenuhnya oleh warga setempat.

Pemandangan hamparan rumput, gazebo, spot foto, serta pepohonan membuat suasana semakin nyaman.

Di area tersebut juga tersedia musala dan 15 toilet sebagai fasilitas pendukung.

Wisata Bojong Asri mulai berkembang sejak 2023 dan kini menjadi ruang berkumpul bagi warga, komunitas, serta wisatawan yang mencari suasana alami di tepi sungai. “Semua pengelolanya warga sini,” katanya. 

Sementara itu, Ulu-Ulu Kalurahan Parangtritis Elyas Suprapta menilai, Bojong Asri memiliki potensi besar sebagai destinasi alternatif.

Selama ini, pengunjung yang datang banyak dari kalangan keluarga dan anak-anak, termasuk untuk kegiatan PAUD dan playground.

Selain area terbuka, pendopo yang ada juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan skala kecil seperti hiburan atau musik.

“Yang untuk tempat-tempat agak terbuka, ada juga pendoponya, bisa untuk berbagai event hiburan, musik dan sebagainya tapi yang skala kecil. Karena kan tempatnya tidak memadai untuk skala besar,” bebernya. 

 Baca Juga: Penuhi Target, Tim Catur DIJ Juara Tiga Nasional di Kejurnas Catur 2025 Mamuju Sulbar

Dia berharap kehadiran Bojong Asri menambah ragam destinasi di Kalurahan Parangtritis.

Selama ini wilayah tersebut identik dengan wisata pantai dan religi. Dengan hadirnya Bojong Asri, wisatawan kini memiliki pilihan baru yang menawarkan panorama Sungai Opak, bayangan Jembatan Kretek II, serta ruang aktivitas keluarga.

Hal ini menjadi pembeda dari destinasi lain di Parangtritis. (cin/wia)

 

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#sungai opak #Bojong Asri #Wisata Bantul #destinasi pembeda #kano #destinasi wisata