Udara dingin, kabut tipis yang turun perlahan, dan panorama Gunung Sumbing yang seolah bisa disentuh dari jendela kamar menjadi pemandangan khas di Griyo Butuh. Sebuah penginapan model glamorous camping atau glamping di Sukomakmur, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang.
Pemilik Griyo Butuh, Yenikha Purbandari mengenang bagaimana awal mula tempat itu berdiri. Sebelum pandemi, Dusun Butuh, yang kini dikenal luas dengan sebutan Nepal Van Java tengah menjadi magnet baru pariwisata Magelang. Ribuan wisatawan berdatangan saban hari, mencari panorama alam.
Namun, kata dia, belum ada tempat makan yang layak. "Dari situ saya kepikiran bikin rumah makan dengan konsep kampung, prasmanan, dan menu tradisional," tutur Yenikha, Jumat malam (3/10).
Griyo Butuh menyediakan trip ojek dan jip wisata yang mengantarkan wisatawan menjelajah ke sejumlah destinasi sekitar, seperti Silancur Highland, Negeri Sayur Sukomakmur, hingga Nepal Van Java.
"Kalau di Griyo Butuh sendiri pemandangannya full Gunung Sumbing, jadi tamu biasanya senang berfoto atau sekadar menikmati kopi di teras glamping," tutur Yenikha.
Dia juga memberdayakan warga sekitar untuk bekerja di Griyo Butuh, mulai dari petugas kebersihan hingga pemandu wisata. "Kami ingin masyarakat lokal juga ikut merasakan manfaatnya," sambungnya. (aya/pra)
Editor : Heru Pratomo