Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sempat Tertunda Akibat Demo Rusuh, Ethno Carnival 2025 Buktikan Magelang Aman

Naila Nihayah • Senin, 22 September 2025 | 03:02 WIB

 

Penampilan sejumlah peserta Magelang Ethno Carnival 2025 cukup menghibur warga, Sabtu (20/9).
Penampilan sejumlah peserta Magelang Ethno Carnival 2025 cukup menghibur warga, Sabtu (20/9).

 

 

MAGELANG – Setelah sempat tertunda karena faktor keamanan pada akhir Agustus lalu, Magelang Ethno Carnival (MEC) 2025 akhirnya sukses digelar, Sabtu (20/9). Ribuan warga tumpah ruah di sepanjang jalur karnaval, mulai kawasan alun-alun hingga Tugu Adipura.

Jalan Pemuda yang biasanya ramai kendaraan, pagi itu berubah menjadi lautan manusia yang antusias menonton parade budaya. Mereka rela berpanas-panasan dan duduk di aspal demi menyaksikan para peserta MEC unjuk gigi.

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menyebut, penyelenggaraan kali ini terasa istimewa karena sempat tertunda Agustus lalu akibat situasi keamanan kota yang belum kondusif.

Meski begitu, dia mengapresiasi para peserta yang tampil all out untuk menghibur warga Kota Magelang. "Penundaan itu pilihan sulit, tetapi kini terbukti tepat. Hari ini warga bisa menikmati karnaval dengan aman dan nyaman," katanya.

Dia menyampaikan, makna di balik tema yang diusung tahun ini adalah Magelang bukan hanya kota kecil di jantungnya Jawa, tetapi juga bagian penting dari kekayaan budaya Indonesia. Terlebih, MEC 2025 menjadi ajang untuk menampilkan kreativitas, memperkuat identitas, dan merayakan keberagaman sebagai kekuatan bersama.

Suasana kota yang biasanya padat lalu lintas seakan berhenti. Arus kendaraan dialihkan, digantikan derap langkah peserta karnaval yang mengenakan kostum raksasa penuh warna, gemerlap hiasan bulu, serta aksen etnik dari berbagai daerah.

Sesekali, tepuk tangan dan sorak sorai penonton pecah ketika penampil mengayunkan tarian dengan gerak teatrikal. Mengusung tema Gaungkan Magelang Wujudkan Pesona Nusantara, ajang ini menghadirkan 2.218 peserta dalam 31 kontingen. Tidak hanya dari Kota Magelang, tetapi juga dari Kabupaten Magelang, Semarang, Ambarawa, hingga Surakarta.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Magelang Sarwo Imam Santosa mengutarakan, gelaran ini sudah menjadi agenda rutin tahunan yang dikemas unik. Sekaligus untuk memperkuat kerja sama dengan daerah sekitar."Ini bukan sekadar hiburan, tetapi panggung apresiasi seni budaya sekaligus daya tarik pariwisata," ujar Imam. (aya/pra)

 

Editor : Heru Pratomo
#Imam Santoso #Magelang #imam #dAMAR PRASETYONO #jantung #surakarta #tugu adipura #Magelang Ethno Carnival #agustus #Aman #semarang #MEC #demo ricuh #jawa #wali kota #disporpar