MUNGKID - Sejak dibuka untuk umum pada 15 Maret 2025 lalu, menara pandang Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) An-Nuur Kabupaten Magelang menjadi primadona bagi pengunjung dan jamaah. Dalam sehari, tercatat ada sekitar 200 pengunjung yang naik ke menara.
Menara setinggi 39 meter itu, pengunjung bisa melihat pemandangan di sekitar masjid. Termasuk Candi Borobudur dan perbukitan Menoreh. Ketua Pengurus Harian MAJT An-Nuur Kabupaten Magelang Hamron mengutarakan, animo pengunjung cukup tinggi untuk naik ke menara pandang.
"Rata-rata per hari 200-an orang yang naik ke sana (menara pandang). Dibuka mulai pukul 10.00 hingga 20.00," ujarnya saat ditemui, Jumat (4/4).
Untuk sampai ke atas menara, pengunjung dikenai infak sebesar Rp 5 ribu per orang. Mereka akan naik menggunakan lift sampai di lantai lima atau tujuh dengan kapasitas maksimal 10 orang.
Setiap pengunjung pun dibatasi maksimal 10 menit agar dapat memberi kesempatan pengunjung lain yang ingin naik ke atas menara.
Di satu sisi, saat libur Idul Fitri, jamaah salat Jumat di MAJT An-Nuur mencapai 8.000 orang. Jumlah itu menjadi yang tertinggi setelah MAJT resmi difungsikan pada Oktober 2024 lalu.
Bahkan, area parkir yang disediakan tidak bisa menampung seluruh kendaraan. Sehingga kendaraan terpaksa parkir di bahu jalan.
Sementara pada hari kedua dan ketiga Lebaran, jumlah kunjungannya masing-masing mencapai 3.000 orang. Lalu, hari keempat tembus hingga 5.000 orang. "Karena banyak pemudik yang singgah salat di sini atau sekadar berisirahat," paparnya. (aya/pra)
Editor : Heru Pratomo